Sambut Rakernas, PDIP Menerbitkan Surat Internal Berisi 4 Poin Penting

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - DPP PDI Perjuangan menerbitkan surat Internal No. 508/IN/DPP/I/2026 pada 9 Januari 2026 menyambut pelaksanaan Rakernas dan HUT ke-53 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu (10/1).

Surat tersebut menginstruksikan empat poin utama bagi seluruh kader PDIP yang menjabat anggota DPR RI hingga DPRD, pengurus DPD sampai DPC, serta kepala daerah.

BACA JUGA: Legislator PDIP: Pelaporan Pandji Mirip Tekanan Orde Baru pada Seniman

Poin pertama, PDIP meminta kader menjalankan amanat Kongres VI untuk menjaga nama baik dan kewibawaan partai.

Kedua, PDIP melarang kader korupsi dan menyalahgunakan wewenang dalam jabatan dalam bentuk apa pun.

BACA JUGA: Lihat! Ini Maskot Banteng Milik PDIP, Namanya Bakal Diumumkan saat Rakernas

Ketiga, PDIP tak menoleransi aksi perbuatan kader yang mencederai kepercayaan rakyat.

Terakhir, sanksi pemecatan bagi anggota yang terbukti secara hukum melakukan korupsi.

BACA JUGA: Rakernas PDIP Dihiasi Maskot Banteng, Namanya Akan Diumumkan di HUT ke-53 Partai

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa instruksi ketum partai Megawati Soekarnoputri sudah sangat jelas dalam menjaga muruah partai. 

"Dalam edaran yang kami buat sebelum pelaksanaan Rakernas, ditulis larangan tegas terhadap kader untuk melakukan korupsi. Termasuk, di antaranya agar tidak meminta uang pada pihak mana pun dengan alasan akan mengikuti kegiatan partai, khususnya untuk penyelenggara negara," ujar Hasto di Jakarta, Sabtu ini.

Juru Bicara PDIP Mohamad Guntur Romli melanjutkan bahwa Rakernas partai akan menjadi forum strategis membahas penguatan penegakan hukum yang independen. 

"PDI Perjuangan juga menekankan pentingnya edukasi antikorupsi melalui sekolah partai serta transparansi pendanaan politik," ujarnya.

Guntur mengatakan PDIP menganggap penting penguatan hukum untuk memperbaiki tata kelola di sektor sumber daya alam dan kehutanan guna mencegah bencana alam, seperti terjadi di wilayah Sumatera. 

"PDI Perjuangan berharap penegasan ini menjadi pedoman yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab oleh seluruh kader," ujarnya. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pandji Dipolisikan, Legislator PDIP: Kritik Warkop DKI dan Komika Modern adalah Napas Demokrasi


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Saat Rakernas PDI-P Jadi Panggung Megawati Mengingatkan Bahaya Krisis Ekologis...
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Sosok Inspiratif dari Pidie, Sarlina Sari Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi di FEB UI
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Tarif Transjakarta Masih Abu-abu, Pramono Janji Umumkan Sendiri
• 3 jam lalukompas.com
thumb
KPK Ungkap Modus ”All In” Pejabat Pajak, ”Fee” Rp 4 Miliar Bisa  Pangkas Pajak Rp 60 Miliar
• 1 jam lalukompas.id
thumb
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
• 1 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.