Wali Kota Minneapolis Kritik Trump soal Penembakan Warga AS oleh ICE

suarasurabaya.net
15 jam lalu
Cover Berita

Jacob Frey Wali Kota Minneapolis melontarkan kritik tajam terhadap respons pemerintahan Donald Trump Presiden AS atas penembakan terhadap Renee Nicole Good, seorang warga negara AS, oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE).

Frey menyoroti pernyataan sejumlah pejabat tinggi pemerintah federal, termasuk Trump, JD Vance Wakil Presiden AS, dan Kristi Noem Menteri Keamanan Dalam Negeri. Menurutnya, mereka terlalu cepat melabeli Good sebagai pelaku “terorisme domestik” tanpa disertai bukti dan sebelum penyelidikan berjalan tuntas.

Insiden ini memicu kemarahan pejabat negara bagian dan lokal, termasuk Tim Walz Gubernur Minnesota, serta sejumlah tokoh masyarakat lintas partai. Frey menilai pengambilalihan penyelidikan sepenuhnya oleh FBI dan dikesampingkannya Biro Penangkapan Kriminal Minnesota menimbulkan kecurigaan.

“Ini bukan saatnya bersembunyi dari fakta,” kata Frey dilansir dari The Guardian.

“Jika Anda tidak punya sesuatu untuk disembunyikan, maka jangan bersembunyi darinya,” tegasnya.

Frey menambahkan, pernyataan awal dari Washington dinilainya telah membentuk kesimpulan sebelum fakta diungkap.

“Mereka menyebut korban sebagai teroris domestik dan menggambarkan tindakan agen sebagai pembelaan diri. Itu menunjukkan hasil penyelidikan seolah sudah ditentukan sejak awal,” ujarnya.

Frey juga menegaskan tuntutan pemerintah kota agar penyelidikan dilakukan secara terbuka dan adil dengan melibatkan otoritas negara bagian. “Permintaan kami sederhana: terima kebenaran dan libatkan biro penangkapan kriminal Minnesota,” katanya.

Sementara itu, laporan media lokal menyebutkan bahwa aparat kota telah membersihkan barikade darurat di sekitar lokasi penembakan dan membuka kembali akses jalan. Aksi unjuk rasa pada Kamis (8/1/2026) malam, berlangsung relatif tenang meski suhu udara sangat dingin, dengan hanya insiden kecil yang terjadi.

Warga terus berdatangan ke lokasi untuk memberikan penghormatan. Karangan bunga berwarna merah, kuning, dan hijau tampak kontras dengan salju dan es yang menutupi tanah. Aksi solidaritas serupa juga digelar di sejumlah kota besar lain, seperti New York, Los Angeles, Philadelphia, dan Portland, Oregon. (saf/faz)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut Vitidsarn di Semifinal
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Cara Membangun Empati agar Lebih Peka
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Redaksi Olahraga : Insiden Liga 4 dan Ujian Sportivitas
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
DPR Sebut Pelaporan Terhadap Pandji, Jadi Ancaman Serius Ekosistem Kebudayaan
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Doa saat Iman Dilanda Keraguan
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.