JAKARTA, DISWAY.ID -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi siswa, tetapi juga pada kebiasaan ekonomi mereka.
Uang jajan yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat disimpan dan ditabung oleh para siswa untuk keperluan lainnya.
Para siswa nampak bahagia dengan hadirnya MBG.
BACA JUGA:Lusa, Demokrat Gelar Puncak Natal Nasional 2025 Sembari Doakan Korban Bencana
BACA JUGA:Kabar Baik! Kemensos Salurkan Bantuan Rp450 Ribu per Bulan untuk Korban Bencana di Sumatera
Dampak tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan MBG di SMK Negeri 1 Jakarta pada Kamis, 8 Januari 2026.
Dalam kunjungan itu, Nanik berdialog dengan siswa terkait perubahan penggunaan uang jajan sejak adanya program MBG.
Salah satu siswi menyampaikan bahwa dia kini mampu menabung hingga Rp15 ribu per hari sejak mengikuti program MBG.
Jawaban itu disampaikan Nanik kepada Wakil Menteri Kesehatan di hadapan siswa lain di dalam kelas.
Salah satu teman siswi yang bertempat tinggal di Kalideres mengaku dirinya juga bisa menabung usai hadirnya MBG tersebut.
Dalam suasana kelas tersebut, Nanik kemudian menghampiri siswi itu dan terjadi dialog singkat yang berlangsung emosional.
BACA JUGA:Bahlil Ungkap Hitung-Hitungan Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Bencana Sumatera
BACA JUGA:KPK Bantah Penetapan Yaqut Cholil Cs Tersangka untuk Tutupi Isu Konflik Internal
Momen rangkulan antara Nanik dan siswi tersebut menciptakan suasana haru di tengah aktivitas belajar.
Pengalaman serupa juga disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta.
- 1
- 2
- »




