Pasaman Barat butuh anggaran R3P sebesar Rp846,61 miliar

antaranews.com
22 jam lalu
Cover Berita
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan anggaran Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) hidrometeorologi yang melanda daerah itu sebesar Rp846,61 miliar.

"Kebutuhan anggaran itu telah kita sampaikan saat rapat koordinasi finalisasi dokumen R3P di Aula Gubernuran Sumbar pada Kamis (8/1)," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Sabtu.

Dia mengatakan mendukung kebijakan pemerintah pusat dan provinsi dalam penanganan pascabencana khususnya pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Pemkab Pasaman Barat berkomitmen mendukung kebijakan penanganan pascabencana. Rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya memulihkan fisik, tetapi juga harus dibarengi penguatan mitigasi untuk menekan risiko bencana ke depan," katanya.

Dia menyebutkan bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 di Pasaman Barat mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan tiga orang hilang.

Selain itu, tercatat 83 rumah rusak, 17 ruas jalan dan 15 jembatan rusak, 16 sekolah terdampak, serta 603,39 hektare lahan pertanian terdampak.

Dampak lainnya meliputi kerusakan satu pasar dan tujuh kios, 23 tempat ibadah, serta tiga fasilitas kesehatan.

Untuk sektor perumahan, nilai kerusakan dan nilai kerugian mencapai Rp6.851.700.000.

Di sektor infrastruktur, nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp673.249.799.320,55.

Pada sektor ekonomi, nilai kerusakan dan kerugian sebesar Rp51.367.586.468,40.

Selain itu sektor sosial nilai kerusakan dan kerugian mencapai Rp2.502.465.000,00.

Sementara itu, dampak lintas sektor mencakup nilai kerusakan dan kerugian Rp669.345.200.

Adapun estimasi kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi, katanya, meliputi sektor perumahan sebesar Rp5.733.000.000, sektor infrastruktur Rp680.875.955.908,42, sektor ekonomi Rp23.540.738.231, sektor sosial Rp2.597.988.200, serta lintas sektor Rp133.862.494.000.

"Total kebutuhan anggaran secara keseluruhan mencapai Rp846.610.176.339,42," jelasnya.

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat serahkan santunan korban bencana

Baca juga: Pemkab Pasaman Barat siapkan dokumen R3P penanganan dampak bencana

Baca juga: Pemkab: Masa tanggap darurat bencana di Pasaman Barat berakhir


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Atasi Sampah, Dua TPSA di Banten Akan Diolah Jadi Sumber Listrik
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
KPK Amankan Logam Mulia dalam OTT Pegawai Pajak, Total Barang Bukti Rp 6 Miliar
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Google Klarifikasi Kasus Pengadaan Chromebook, Bantah Tuduhan Korupsi
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut Vitidsarn di Semifinal
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
3 Drama Korea Terbaru di Netflix Tayang Januari 2026, Ada Comeback Kim Seon Ho!
• 17 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.