Jakarta: Taman Ayodya dan Taman Langsat kini masih dalam proses revitalisasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta. Nantinya, taman tersebut akan disebut sebagai Taman Bendera Pusaka yang dihubungkan oleh jembatan di atas Jalan Barito I.
Dari pantauan tim metrotvnews.com di lapangan pada Sabtu, 10 Januari 2026, Taman Ayodya masih digarap oleh belasan pekerja. Taman ini pun masih ditutup dengan tembok seng berwarna putih yang melingkar menandakan proses konstruksi masih berlangsung.
Para petugas tampak berbolak balik di jembatan yang berada di atas taman untuk memolesnya. Jembatan dengan warna dominan merah tersebut sudah bisa dipijaki namun belum dibuka untuk umum.
Selain Taman Ayodya, jembatan merah tersebut menghubungkan ke Taman Langsat. Tampak Taman Langsat ini juga masih disempurnakan oleh para pekerja. Beberapa pekerja tampak mencangkul dan mengeruk tanah hingga beberapa lainnya juga terlihat sedang mengelas di atas jembatan.
Baca Juga :
Pramono Kebut Penambahan Ruang Terbuka Hijau di JakartaDiketahui sejak tahun lalu, Pemprov Jakarta memulai pembangunan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Taman ini akan menjadi kawasan terpadu yang menghubungkan tiga taman legendaris, yakni Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser. Taman Bendera Pusaka diharapkan menjadi destinasi hijau sekaligus ikon baru Jakarta yang sarat nilai sejarah.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir dalam prosesi peletakan batu pertama yang berlangsung di Taman Langsat, Jalan Barito, Jakarta Selatan. Ia menyampaikan bahwa pembangunan taman ini merupakan wujud komitmen Jakarta dalam menjaga warisan sejarah, budaya dan lingkungan hidup.
“Baru saja kami melakukan groundbreaking revitalisasi Taman Bendera Pusaka yang dilaksanakan secara sederhana dan singkat agar tidak memicu aksi massa. Semuanya berjalan dengan baik,” ungkap Pramono, dikutip dari Siaran Pers Pemprov Jakarta, Jumat, 8 Agustus 2025.
Pramono juag menegaskan, pembangunan Taman Bendera Pusaka bertujuan menghidupkan kembali fungsi ruang terbuka hijau sebagai ruang ekologi, sosial dan budaya yang berkelanjutan.
Taman tersebut juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas menarik untuk warga, seperti sarana olahraga padel dan tenis yang dapat diakses secara gratis. Revitalisasi Taman Bendera Pusaka dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


