Megawati: Tindakan AS ke Venezuela Wujud Neokolonialisme

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, mengecam tindakan Amerika Serikat (AS) yang menyerang Venezuela dan menangkap presidennya, Nicolas Maduro.

Menurutnya, tindakan AS tersebut merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.

“Di tengah krisis global, dunia kembali dihadapkan pada praktik lama yang seharusnya ditinggalkan: intervensi, pemaksaan kehendak, dan penggunaan kekuatan militer terhadap negara berdaulat,” ucap Megawati salam pidatonya di Rakernas I PDIP Tahun 2026, Sabtu (10/1).

“Saya menyampaikan sikap tegas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap setiap bentuk intervensi militer Amerika Serikat di Venezuela, termasuk penculikan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya melalui operasi militer yang telah memicu kecaman internasional sebagai pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional,” tambahnya.

Presiden ke-5 RI itu juga menilai tindakan AS telah melanggar piagam PBB. Menurutnya, demokrasi tidak akan lahir dari moncong senjata.

“Tindakan tersebut merupakan wujud neokolonialisme dan imperialisme modern, yang mengingkari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan prinsip dasar hubungan antarbangsa,” ucap Megawati.

“Bangsa Indonesia menolak tatanan internasional yang membenarkan dominasi kekuatan atas kedaulatan bangsa lain. Demokrasi sejati tidak lahir dari moncong senjata, keadilan tidak tumbuh dari agresi sepihak, dan peradaban tidak dibangun di atas penghinaan terhadap martabat bangsa,” tambahnya.

Megawati pun mendorong penyelesaian konflik AS-Venezuela dengan dialog hingga diplomasi yang berlandas pada hukum internasional.

“Sejak Konferensi Asia Afrika digagas Bung Karno, Indonesia konsisten menentang imperialisme dalam segala bentuknya,” ujar Megawati.

“Karena itu, PDI Perjuangan menyerukan penyelesaian konflik internasional melalui dialog, diplomasi, dan hukum internasional, bukan melalui kekerasan yang hanya memperpanjang penderitaan rakyat sipil,” tandasnya.

Sebelumnya, AS menyerang ibu kota Venezuela, Caracas dan menangkap Maduro serta membawanya ke AS. Presiden AS, Donald Trump menuduh Maduro telah membiarkan peredaran narkoba hingga peredarannya masuk ke AS.

Setelah menangkap Maduro, Trump menyebut pemerintahan Venezuela akan dipegang AS dan lahan-lahan minyak bumi di sana akan mereka kelola.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Transmart Banting Diskon 50%+20%, Belanja Makin Happy di Awal Tahun
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Persebaya Bekuk Malut United 2-1, Gali Freitas 'Pahlawan' Bajul Ijo
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
BNN Kabupaten Sintang Buka Lowongan Kerja 2026, Ini 3 Posisi dan Syaratnya
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Unismuh–Dikdasmen PDM Sulsel Kolaborasi dalam  Penguatan Jalur Edukasi Berjenjang dari sekolah Muhammadiyah hingga PT
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Saat Rakernas PDI-P Jadi Panggung Megawati Mengingatkan Bahaya Krisis Ekologis...
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.