Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos mengingatkan seluruh pemain agar fokus dan mampu menjaga emosi apabila ingin memenangkan pertandingan melawan Persik Kediri pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (11/1).
Marcos saat sesi konferensi pers di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan tiga poin menjadi target penting, sehingga para pemain tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun, termasuk pelanggaran yang berpotensi berbuah kartu merah.
"Besok harus menang karena kami membutuhkan tiga poin. Kalau mental bagus, bisa menjaga emosi, dan berkonsentrasi penuh tentu tidak akan ada masalah," kata Marcos.
Laga melawan Persik, lanjut dia, merupakan pertandingan penting karena bisa menjadi momentum membuka keran kemenangan di laga kandang.
Dari catatan sepanjang putaran pertama BRI Super League musim 2025/2026, Arema FC sudah menelan lima kekalahan dan satu laga berakhir imbang saat bermain di Stadion Kanjuruhan.
Tim berjuluk Singo Edan itu praktis hanya memenangkan dua laga pada pertandingan kandang, yang terjadi ketika awal musim.
Selain itu, rekor empat pertemuan terakhir berpihak kepada Persik Kediri. Sebab, Singo Edan selalu kandas ketika bersua tim berjuluk Macan Putih itu.
Baca juga: Persebaya menang tipis 2-1 atas Malut United
Bahkan dua dari empat pertandingan, Persik mampu menang melawan Arema FC dengan skor di atas dua gol, yakni 5-2 pada musim 2023/2024 dan 3-0 pada musim 2024/2025.
"Persik memiliki penampilan dan organisasi permainan yang bagus. Saya sudah melihat, kemudian membaca gaya bermain mereka," ujarnya.
Pada laga besok, penyerang sekaligus pencetak gol terbanyak Arema FC, Dalberto Luan, berpotensi dapat diturunkan setelah sempat absen tiga pertandingan meski kondisi kebugaran pemain asal Brasil berusia 31 tahun itu belum 100 persen fit.
"Dalberto (selama absen) berlatih di Brasil dan datang ke sini sudah lama tidak berlatih dengan tim. Kondisinya mungkin baru 60-70 persen tapi dia siap," ucapnya.
Sementara itu, pemain Arema FC Valdeci Moreira mengatakan semua pemain menginginkan menutup putaran pertama kompetisi dengan kemenangan.
"Dengan begitu kami bisa naik peringkat," kata dia.
Selain itu, dia menyambut kembalinya Dalberto ke dalam tim dan berjanji akan bersama-sama bekerja keras untuk menang.
"Yang penting semua pemain kompak, tetapi ketika Dalberto ada akan lebih bagus," tuturnya.
Baca juga: Mauricio Souza sangat paham kualitas permainan Persib Bandung
Baca juga: Hodak minta pemain Persib kendalikan emosi saat hadapi Persija
Marcos saat sesi konferensi pers di Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, mengatakan tiga poin menjadi target penting, sehingga para pemain tidak boleh melakukan kesalahan sedikit pun, termasuk pelanggaran yang berpotensi berbuah kartu merah.
"Besok harus menang karena kami membutuhkan tiga poin. Kalau mental bagus, bisa menjaga emosi, dan berkonsentrasi penuh tentu tidak akan ada masalah," kata Marcos.
Laga melawan Persik, lanjut dia, merupakan pertandingan penting karena bisa menjadi momentum membuka keran kemenangan di laga kandang.
Dari catatan sepanjang putaran pertama BRI Super League musim 2025/2026, Arema FC sudah menelan lima kekalahan dan satu laga berakhir imbang saat bermain di Stadion Kanjuruhan.
Tim berjuluk Singo Edan itu praktis hanya memenangkan dua laga pada pertandingan kandang, yang terjadi ketika awal musim.
Selain itu, rekor empat pertemuan terakhir berpihak kepada Persik Kediri. Sebab, Singo Edan selalu kandas ketika bersua tim berjuluk Macan Putih itu.
Baca juga: Persebaya menang tipis 2-1 atas Malut United
Bahkan dua dari empat pertandingan, Persik mampu menang melawan Arema FC dengan skor di atas dua gol, yakni 5-2 pada musim 2023/2024 dan 3-0 pada musim 2024/2025.
"Persik memiliki penampilan dan organisasi permainan yang bagus. Saya sudah melihat, kemudian membaca gaya bermain mereka," ujarnya.
Pada laga besok, penyerang sekaligus pencetak gol terbanyak Arema FC, Dalberto Luan, berpotensi dapat diturunkan setelah sempat absen tiga pertandingan meski kondisi kebugaran pemain asal Brasil berusia 31 tahun itu belum 100 persen fit.
"Dalberto (selama absen) berlatih di Brasil dan datang ke sini sudah lama tidak berlatih dengan tim. Kondisinya mungkin baru 60-70 persen tapi dia siap," ucapnya.
Sementara itu, pemain Arema FC Valdeci Moreira mengatakan semua pemain menginginkan menutup putaran pertama kompetisi dengan kemenangan.
"Dengan begitu kami bisa naik peringkat," kata dia.
Selain itu, dia menyambut kembalinya Dalberto ke dalam tim dan berjanji akan bersama-sama bekerja keras untuk menang.
"Yang penting semua pemain kompak, tetapi ketika Dalberto ada akan lebih bagus," tuturnya.
Baca juga: Mauricio Souza sangat paham kualitas permainan Persib Bandung
Baca juga: Hodak minta pemain Persib kendalikan emosi saat hadapi Persija





