Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Sumatra
Pemulihan infrastruktur pasca bencana terus ditempuh dan dilakukan percepatan oleh pemerintah, instansi terkait TNI/Polri hingga masyarakat dalam proses pembangunan infrastruktur jembatan di sejumlah titik di wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Fokus utama adalah untuk membuka kembali akses mobilitas masyarakat yang sebelumnya terganggu serta memastikan aktivitas sosial dan ekonomi warga kembali berjalan normal.
Sebagai langkah konkret, pemerintah membangun Jembatan Bailey dan Armco dengan melibatkan personel TNI guna memastikan proses pengerjaan berlangsung lebih cepat dan terstruktur.
Dalam keterangan yang diterima pada Sabtu, 10 Januari 2026, pembangunan Jembatan Bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, saat ini telah memasuki tahap akhir. Progres pengerjaan dilaporkan sudah mencapai sekitar 90 persen.
Di lokasi tersebut, terlihat suasana gotong royong antara warga dan personel TNI yang bahu-membahu membersihkan badan jembatan serta merapikan area sekitar. Hal ini dilakukan untuk memastikan jalur benar-benar aman sebelum resmi dilalui kendaraan. Sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran negara, warga setempat tampak memasang bendera Merah Putih di area sekitar jembatan.
Selain di Sumatra Utara, upaya serupa tengah dikebut di wilayah Sumatra Barat melalui pembangunan lima unit jembatan Armco yang tersebar di beberapa kabupaten. Lokasi pembangunan tersebut meliputi Jembatan Sampia Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Jembatan Bancah Nagari Maninjau, Jembatan Salimpauang di Kecamatan Malalak, Jembatan Kampuang Jambu di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, serta Jembatan Kampung 2 Mahakarya di Kabupaten Pasaman Barat.
Aktivitas di lapangan menunjukkan alat berat masih beroperasi untuk mengeruk dan meratakan tanah. Personel TNI juga terlibat langsung dalam pengerjaan teknis, mulai dari merapikan tanah hingga memindahkan batu untuk fondasi guna mengatasi tantangan medan yang cukup berat.
Selain tipe Armco, pemerintah juga sedang merampungkan tiga unit jembatan Bailey di Sumatra Barat. Lokasinya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja di Kabupaten Pasaman Barat, Jembatan Muaro Busuak di Kabupaten Solok, serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Kabupaten Agam.
Pembangunan jembatan-jembatan ini menjadi prioritas utama karena menghubungkan jalur vital bagi masyarakat, mulai dari akses ekonomi, fasilitas pendidikan, hingga layanan kesehatan. Keterlibatan TNI dalam proyek ini diharapkan mampu menjamin penyelesaian tepat waktu dengan kualitas yang terjaga, sekaligus memberikan rasa aman bagi warga terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews




