Lima Partai di Parlemen Greenland Satu Suara Tolak Bergabung dengan AS

republika.co.id
1 hari lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, GREENLAND -- Para pemimpin lima partai yang tergabung dalam parlemen Greenland dalam suatu pernyataan bersama mengecam klaim wilayah Amerika Serikat (AS) atas pulau tersebut dan menolak segala gagasan mengenai kemungkinan Greenland bergabung dengan AS. Pernyataan itu ditandatangani oleh para pemimpin Partai Demokrat, Partai Naleraq, Partai Inuit Ataqatigiit (Community of the People/Komunitas Rakyat), Partai Siumut (Forward/Maju), serta Partai Atassut (Solidarity/Solidaritas).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Dalam pernyataan yang dipublikasikan, Jumat (9/1/2026) malam, para pemimpin partai menegaskan kembali keinginan mereka untuk mengakhiri sikap AS yang dianggap merendahkan wilayah Greenland.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • Uni Eropa Serukan Persiapan Konfrontasi Langsung dengan Trump Terkait Krisis Greenland
  • Gedung Putih Ungkap Rencana Akuisisi Greenland Terkait Pengaruh China dan Rusia
  • Menlu AS Bertemu Pejabat Denmark Bahas Isu Greenland

"Sebagai pemimpin partai-partai di Greenland, kami menegaskan kembali keinginan kami menghentikan sikap merendahkan AS terhadap wilayah kami. Kami tidak ingin menjadi orang Amerika, kami tidak ingin menjadi orang Denmark, kami ingin menjadi orang Greenland," demikian bunyi pernyataan tersebut.

Mereka menegaskan, tidak ingin menjadi warga Amerika maupun warga Denmark, melainkan tetap menjadi orang Greenland. Mereka juga menekankan bahwa masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland sendiri dan tidak boleh dicampuri oleh negara lain.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

"Masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland... Tidak ada negara lain yang dapat ikut campur dalam hal ini," lanjut para pemimpin tersebut dan kembali menegaskan bahwa pulau itu harus menentukan masa depannya sendiri tanpa tekanan atau intervensi dari negara mana pun.

Sebelumnya pada Ahad (4/1/2026), Presiden AS Donald Trump kepada majalah The Atlantic mengatakan AS “sangat membutuhkan” Greenland. Ia mengeklaim pulau itu “dikepung kapal-kapal Rusia dan China.”

Wakil Presiden JD Vance mengunjungi Pangkalan Luar Angkasa Pituffik militer AS di Greenland, Jumat, 28 Maret 2025. - (Jim Watson/Pool via AP)

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen kemudian meminta Trump untuk berhenti mengancam Greenland, yang merupakan wilayah otonomi Denmark, terkait kemungkinan aneksasi.

Pada 4 Januari, Katie Miller, istri Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller, mengunggah gambar peta Greenland yang diwarnai dengan motif bendera AS di platform X dengan keterangan “SOON/segera”.

Menanggapi unggahan tersebut, Duta Besar Denmark untuk AS Jesper Moller Sorensen mengatakan bahwa Kopenhagen mengharapkan penghormatan AS terhadap keutuhan wilayah Kerajaan Denmark.

Sementara, Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen juga menyebut gambar tersebut tidak menghormati Greenland.

Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953. Pulau itu tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark setelah memperoleh status otonomi pada 2009, dengan kewenangan untuk mengatur pemerintahan dan menentukan kebijakan dalam negeri sendiri.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara, Sputnik-OANA
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Drachin, Fantasi Singkat di Tengah Hidup yang Berat
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar 96 Pinjol Resmi OJK 2026 yang Masih Aktif dan Legal
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sebagian Besar Wilayah Darat dan Perairan Jatim Masih Berpotensi Hujan
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Trump: AS Harus Kuasai Greenland Sebelum China atau Rusia
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pencuri Motor Bersenjata Beraksi di 4 Tempat dalam Sehari, 7 Motor Disita
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.