Sama-sama Banteng tapi Beda Saat PDIP Kenalkan Barata

detik.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perayaan HUT ke-53 PDIP sekaligus rakernas digelar hari ini di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara (Jakut). Dalam acara itu, PDIP meluncurkan logo banteng terbaru yang diberi nama Barata.

Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo, menjelaskan awalnya maskot banteng diperkenalkan ke publik tanpa nama. Kemudian, partai membuka sayembara nasional sejak Oktober hingga Desember 2025.

Filosofi Maskot Banteng Barata

Prananda mengatakan maskot banteng yang kemudian diberi nama Barata itu bukan sekadar identitas visual, melainkan sebuah komitmen ideologis yang telah melalui proses kurasi panjang. Prananda menjelaskan nama Barata dipilih dengan filosofi yang mendalam.

"Banteng Barata melambangkan kekuatan rakyat yang berakar pada persatuan, bergerak dengan kesadaran, dan bertindak demi keadilan serta kedaulatan bangsa," kata Prananda di lokasi HUT ke-53 PDIP, Beach City International Stadium, Ancol, Sabtu (10/1/2026).

Barata ditampilkan lewat layar dengan penampilan menggunakan hoodie berwarna merah seraya mengepalkan tangan kanan ke depan. Sementara itu, bagian matanya berwarna putih dengan bola mata hitam, berbeda dari logo sebelumnya, yang miliki mata merah.

"Maskot banteng bukan hanya simbol. Ia adalah energi. Energi yang tumbuh dari rakyat, untuk rakyat, nama maskot akan diumumkan besok saat perayaan HUT ke-53 PDIP," kata Ketua Koordinator Media Pintar Perjuangan (MPP), Henky, dalam keterangan, Jumat (9/1).

Baca juga: Megawati Hadiri HUT Ke-53 dan Rakernas PDIP di Ancol, Disambut Sekjen Hasto

Henky mengungkit kolaborasi dan semangat gotong royong yang menyatukan berbagai elemen masyarakat. Dari kolaborasi itu, lanjut Henky, lahir inovasi serta ide baru untuk menjawab tantangan zaman.

Henky menambahkan, gerakan yang diusung melalui Maskot Banteng bersifat inklusif dan terbuka untuk semua kalangan tanpa memandang usia, profesi, maupun latar belakang.

"Inilah movement, pergerakan rakyat yang nyata. Gerakan yang menumbuhkan empowerment, pemberdayaan di setiap lapisan masyarakat. Inilah makna di balik maskot banteng," ungkapnya.


(kny/zap)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Sita Barang Bukti dari OTT Pegawai Pajak di Jakut, Total Rp6,38 Miliar
• 7 jam laluidntimes.com
thumb
10 Titik Longsor dan Pohon Tumbang Landa Beberapa Kecamatan di Gunungkidul
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menhaj soal Petugas Haji 2026 Dididik Bahasa Arab: Agar Bisa Tegur Petugas Saudi
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Pascabanjir, Pemerintahan di Sumatera Kembali Normal Sebelum Bulan Puasa | KOMPAS PETANG
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Video: Serbu Moms! Sepeda Listrik Potong Harga
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.