Duit Rp 100 M Hasil Korupsi Kuota Haji, Dikembalikan ke KPK

realita.co
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita) - KPK mengungkap ada pengembalian dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau travel terkait kasus dugaan korupsi kuota haji. Jumlahnya mencapai Rp 100 miliar.

"Sampai dengan saat ini sudah mencapai sekitar Rp 100 miliar, ini masih akan terus bertambah, oleh karena itu KPK terus mengimbau kepada pihak-pihak PIHK, biro travel, ataupun asosiasi yang masih ragu-ragu silakan bisa segera mengembalikan," kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Perjalanan Karir Gus Yaqut, dari Wabup hingga Jadi Menteri lalu Tersangka Korupsi

Budi belum menguraikan detail apa kaitan uang tersebut dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang diusut. Namun KPK pernah mengungkap ada dugaan 'uang percepatan' yang terkait pembagian kuota haji tambahan pada 2024.

Baca juga: Menteri Agama Era Jokowi, Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji

"KPK juga mengimbau kepada pihak-pihak PIHK, biro travel, maupun asosiasi untuk kemudian juga bisa kooperatif termasuk dalam hal pengembalian uang-uang," sebutnya.

KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YQC) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Selain Yaqut, KPK menetapkan mantan stafsusnya, Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex, sebagai tersangka.

Baca juga: Penelusuran Aliran Dana Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Sasar PBNU

"Terkait dengan perkara kuota haji, kami sampaikan update-nya bahwa confirmed, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yang pertama Saudara YCQ selaku eks Menteri Agama, dan yang kedua Saudara IAA selaku stafsus Menteri Agama pada saat itu," ujar Budi.ik

Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
JDF Asia Pasifik Apresiasi Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB
• 7 jam lalujpnn.com
thumb
Pensiun dengan Harta Rp2.526 T, Ini Pelajaran dari Warren Buffett
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pelatih PSS Absen karena Sanksi, Asisten Akui Laga Lawan PSIS Tak Mudah
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov Jakarta Segera Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Asia Afrika Menyusul
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Uang Rial Anjlok ke Level Terendah, Krisis Ekonomi Picu Protes Massal di Iran
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.