TABLOIDBINTANG.COM - Spesial show Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea pada Agustus 2025 di Indonesia Arena menuai pro kontra setelah tayang di Netflix akhir Desember 2025.
Materi komedi yang dibawakan Pandji di atas panggung menuai reaksi beragam, mulai dari dukungan hingga kritik tajam. Meski demikian, Pandji memastikan dirinya tak menyimpan sedikit pun rasa penyesalan.
Pemain film Insya Allah Syah itu menyadari sejak awal bahwa materi yang dibawakan bakal memicu respons berlawanan. Menurut Pandji, perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah dalam dunia seni dan hiburan.
“Dari awal gue sudah tahu pasti bakal ada yang suka dan ada yang nggak suka. Itu biasa banget,” ujar Pandji saat live Instagram, Jumat (9/1).
Pandji mengaku sejak awal memiliki satu tujuan utama, yakni membuat Mens Rea ditonton oleh sebanyak mungkin orang. Ia menilai ruang diskusi yang tercipta justru menjadi nilai tambah dari pertunjukan tersebut.
“Gue bikin Mens Rea dengan cita-cita supaya sebanyak-banyaknya orang nonton. Dan itu kejadian,” tambah Pandji Pragiwaksono.
Di tengah derasnya kritik, termasuk laporan ke pihak kepolisian, Pandji mengaku tetap berdiri tegak. Ia bahkan menyebut dampak positif dari pertunjukan tersebut jauh lebih besar dibandingkan sisi negatifnya.
“Gue sama sekali nggak nyesel. Gue malah happy, sangat happy. Positifnya jauh lebih besar,” tegas Pandji.
Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh dua organisasi pemudapada Rabu (7/1). Laporan itu berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik atas materi yang disampaikan dalam pertunjukan tersebut.
