Gunungkidul (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap dua orang pemancing yang diduga hilang di tebing Grendan Jepitu, Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan petugas siaga menerima informasi dari SAR Satlinmas Wilayah 1 Sadeng adanya dua orang pemancing diduga hilang di tebing Grendan Jepitu Girisubo pada Sabtu (10/1) pagi.
"Atas laporan tersebut kami berangkatkan satu tim resue dari Pos SAR Gunungkidul menuju ke lokasi kejadian untuk koordinasi dan melakukan pencarian terhadap dua orang pemancing tersebut," kata Rio dalam keterangannya.
Dia mengatakan, dalam upaya pencarian tersebut, tim SAR gabungan dilengkapi dengan peralatan water rescue dan drone thermal.
Selain itu, kata dia, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU (search rescue unit), untuk SRU darat melakukan pencarian di seputaran tempat kejadian perkara (TKP) di tebing Grendan, untuk SRU laut melakukan pencarian menggunakan dua perahu jukung.
Baca juga: Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam
"Satu perahu dari Pantai Sadeng ke arah barat menuju TKP hingga radius tiga mil laut, dan satu perahu dari Pantai Siung ke timur menuju TKP berjarak kurang lebih 1,5 mil laut," katanya.
Dia mengatakan, kendala dalam pencarian korban pada hari pertama operasi, yaitu di lokasi terjadi hujan deras disertai angin yang cukup kencang, serta gelombang laut yang mengalami peningkatan.
"Upaya pencarian sampai pukul 17.00 WIB oleh Tim SAR gabungan belum membuahkan hasil atau nihil. Sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (11/1)," katanya.
Adapun kronologi yang diterima berdasarkan keterangan saksi, bahwa pada Sabtu (10/1) pukul 06.30 WIB, saksi melapor menemukan peralatan mancing dan beberapa makanan minuman di spot mancing tebing Grendan yang tidak ada orangnya.
Sehingga penemuan tersebut dilaporkan ke SAR dan ditindak lanjuti ke TKP sambil menginformasikan ke Polair, Polsek, TNI AL, dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta instansi terkait lainnya.
Singkat cerita, sekitar Pukul 07.00 WIB, saksi mendapat informasi dari grup pemancing bahwa ada orang diduga hilang di Tebing Grendan, dan sesuai barang-barang yang ditinggal merupakan barang temannya.
Baca juga: Tim SAR bantu evakuasi warga terjebak banjir di Halmahera Barat
Baca juga: Tim SAR temukan satu korban hilang akibat banjir bandang Pulau Siau
Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis di Yogyakarta, Sabtu, mengatakan petugas siaga menerima informasi dari SAR Satlinmas Wilayah 1 Sadeng adanya dua orang pemancing diduga hilang di tebing Grendan Jepitu Girisubo pada Sabtu (10/1) pagi.
"Atas laporan tersebut kami berangkatkan satu tim resue dari Pos SAR Gunungkidul menuju ke lokasi kejadian untuk koordinasi dan melakukan pencarian terhadap dua orang pemancing tersebut," kata Rio dalam keterangannya.
Dia mengatakan, dalam upaya pencarian tersebut, tim SAR gabungan dilengkapi dengan peralatan water rescue dan drone thermal.
Selain itu, kata dia, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU (search rescue unit), untuk SRU darat melakukan pencarian di seputaran tempat kejadian perkara (TKP) di tebing Grendan, untuk SRU laut melakukan pencarian menggunakan dua perahu jukung.
Baca juga: Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam
"Satu perahu dari Pantai Sadeng ke arah barat menuju TKP hingga radius tiga mil laut, dan satu perahu dari Pantai Siung ke timur menuju TKP berjarak kurang lebih 1,5 mil laut," katanya.
Dia mengatakan, kendala dalam pencarian korban pada hari pertama operasi, yaitu di lokasi terjadi hujan deras disertai angin yang cukup kencang, serta gelombang laut yang mengalami peningkatan.
"Upaya pencarian sampai pukul 17.00 WIB oleh Tim SAR gabungan belum membuahkan hasil atau nihil. Sehingga pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (11/1)," katanya.
Adapun kronologi yang diterima berdasarkan keterangan saksi, bahwa pada Sabtu (10/1) pukul 06.30 WIB, saksi melapor menemukan peralatan mancing dan beberapa makanan minuman di spot mancing tebing Grendan yang tidak ada orangnya.
Sehingga penemuan tersebut dilaporkan ke SAR dan ditindak lanjuti ke TKP sambil menginformasikan ke Polair, Polsek, TNI AL, dan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) serta instansi terkait lainnya.
Singkat cerita, sekitar Pukul 07.00 WIB, saksi mendapat informasi dari grup pemancing bahwa ada orang diduga hilang di Tebing Grendan, dan sesuai barang-barang yang ditinggal merupakan barang temannya.
Baca juga: Tim SAR bantu evakuasi warga terjebak banjir di Halmahera Barat
Baca juga: Tim SAR temukan satu korban hilang akibat banjir bandang Pulau Siau




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5315861/original/016856500_1755174118-20250808AA_BRI_Super_League_Persebaya_Surabaya_Vs_PSIM_Yogyakarta__55_of_75_.jpg)
