Jakarta (ANTARA) - Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menambal sedikitnya 40 titik lubang di Jalan Layang (flyover/FO) Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Total ada 40 titik lubang yang sudah ditambal oleh petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan, proses penambalan dilakukan pada Jumat (9/1), menyusul adanya laporan sejumlah mobil pecah usai melintasi jalan layang tersebut.
Siti mengatakan, lubang-lubang itu memiliki ukuran yang bervariasi. "Kira-kira antara 30-50 sentimeter persegi," kata Siti.
Selanjutnya, kata Siti, Dinas Bina Marga bakal terus melakukan pemantauan untuk mendeteksi ruas-ruas jalan bermasalah atau rusak.
"Pemantauan secara rutin memang sudah menjadi tugas dari Dinas Bina Marga. Adapun saat ditemui masalah, Dinas Bina Marga berupaya secepat mungkin menindaklanjuti demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ujar Siti.
Sebelumnya, sejumlah mobil pecah ban diduga akibat jalan berlubang pada Jalan Layang (flyover/FO) Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Iya memang banyak (mobil pecah ban) semalam, kalau dihitung sepertinya hampir 10 mobil," kata seorang saksi mata yang juga pedagang kaki lima di sekitar lokasi, Yoyon (32).
Menurut dia, mobil-mobil itu pun terpaksa meminggir di sisi Jalan Daan Mogot pada Kamis (8/1) malam.
Yoyon mengaku, jalan di Jalan Layang Pesing sudah beberapa kali diperbaiki, namun sering kali kembali rusak.
"Iya emang sering (jalanan berlubang). Katanya, udah sering ditambal, tapi bolong lagi, rusak mulu," ucap Yoyon.
Baca juga: Bina Marga tambal jalan berlubang di Jalan Layang Pesing Jakbar
Baca juga: Sejumlah mobil pecah ban diduga akibat jalan berlubang di FO Pesing
Baca juga: Jalan berlubang di Jakarta pada musim hujan harus segera ditangani
"Total ada 40 titik lubang yang sudah ditambal oleh petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan, proses penambalan dilakukan pada Jumat (9/1), menyusul adanya laporan sejumlah mobil pecah usai melintasi jalan layang tersebut.
Siti mengatakan, lubang-lubang itu memiliki ukuran yang bervariasi. "Kira-kira antara 30-50 sentimeter persegi," kata Siti.
Selanjutnya, kata Siti, Dinas Bina Marga bakal terus melakukan pemantauan untuk mendeteksi ruas-ruas jalan bermasalah atau rusak.
"Pemantauan secara rutin memang sudah menjadi tugas dari Dinas Bina Marga. Adapun saat ditemui masalah, Dinas Bina Marga berupaya secepat mungkin menindaklanjuti demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan," ujar Siti.
Sebelumnya, sejumlah mobil pecah ban diduga akibat jalan berlubang pada Jalan Layang (flyover/FO) Pesing, Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.
"Iya memang banyak (mobil pecah ban) semalam, kalau dihitung sepertinya hampir 10 mobil," kata seorang saksi mata yang juga pedagang kaki lima di sekitar lokasi, Yoyon (32).
Menurut dia, mobil-mobil itu pun terpaksa meminggir di sisi Jalan Daan Mogot pada Kamis (8/1) malam.
Yoyon mengaku, jalan di Jalan Layang Pesing sudah beberapa kali diperbaiki, namun sering kali kembali rusak.
"Iya emang sering (jalanan berlubang). Katanya, udah sering ditambal, tapi bolong lagi, rusak mulu," ucap Yoyon.
Baca juga: Bina Marga tambal jalan berlubang di Jalan Layang Pesing Jakbar
Baca juga: Sejumlah mobil pecah ban diduga akibat jalan berlubang di FO Pesing
Baca juga: Jalan berlubang di Jakarta pada musim hujan harus segera ditangani




