Menlu RI dan Presiden Erdogan Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

republika.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL, – Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyoroti peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Turki dalam kunjungan kehormatannya kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Istanbul, Sabtu. Kunjungan ini dilakukan bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin untuk melaporkan hasil pertemuan Dialog 2+2 Indonesia-Turki yang berlangsung di Ankara pada Jumat (9/1).

Dalam pertemuan tersebut, Sugiono menekankan pentingnya meningkatkan hubungan ekonomi bilateral ke tingkat yang lebih tinggi. Ia juga menyampaikan permohonan dukungan dari Presiden Erdogan untuk pengesahan dan implementasi kesepakatan perdagangan preferensial terbatas antara kedua negara. Kesepakatan ini diharapkan dapat membuka berbagai kesempatan yang menguntungkan bagi ekonomi kedua negara.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Sugiono juga membahas peluang penguatan kerja sama di sektor industri, produk halal, dan industri pertanian. Selain itu, ia menyampaikan salam dari Presiden RI Prabowo Subianto kepada Presiden Erdogan, disertai pesan untuk mendukung upaya mempererat hubungan bilateral.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Selain isu bilateral, Sugiono menginformasikan perkembangan situasi di Gaza, khususnya terkait partisipasi Indonesia dalam Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) untuk menjaga perdamaian di wilayah tersebut. Dalam kunjungan ini, Sugiono dan Sjafrie didampingi oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan dan Menteri Pertahanan Turki YaÅŸar Güler.

Kunjungan ini dilakukan sehari setelah Dialog 2+2 di Ankara, yang membahas peningkatan kerja sama strategis bilateral di bidang keamanan, perdagangan, ekonomi, pembangunan, dan energi.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDI-P Jelaskan Alasan Tak Jadi Oposisi di Era Prabowo
• 2 jam lalukompas.com
thumb
PDI-P Wajibkan DPC Bentuk Balai Kreasi untuk Bina UMKM
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Papan Digital Bikin Kimia Makin Seru di SMA Sleman
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Jembatan Bailey Krueng Beutong dan Umah Besi Resmi Difungsikan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Krisis di Iran: Aksi Meluas, Pemutusan Internet, Korban Tewas 116 Orang
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.