KUALA LUMPUR, KOMPAS.TV - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, mengakui keunggulan pasangan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, setelah langkah mereka terhenti di babak semifinal Malaysia Open 2026.
Fajar/Fikri menilai faktor kepercayaan diri lawan yang didukung penuh publik tuan rumah menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Sabtu (10/1/2026) tersebut.
Pasangan Indonesia itu gagal melaju ke final usai kalah dua gim langsung dengan skor 21-23 dan 18-21 dari unggulan kedua, Chia/Soh.
Meski sempat memegang keunggulan di kedua gim, pasangan Indonesia tak mampu mempertahankan momentum hingga akhir laga.
Baca Juga: Hasil Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Kalah, Indonesia Tanpa Wakil di Final
Fajar menilai Chia/Soh tampil luar biasa, terutama karena dukungan penuh dari para suporter mereka.
“Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena ini. Dari gim pertama dan gim kedua kami sempat unggul, tapi mereka bisa membalikkan keadaan. Mereka sangat percaya diri bermain di sini,” ujar Fajar seusai pertandingan, dikutip dari laman resmi PBSI.
Ia juga menyebut adanya beberapa momen keberuntungan yang berpihak kepada lawan. Namun, Fajar menegaskan faktor tersebut bukan alasan utama kekalahan.
“Dan beberapa kali ada lucky ball buat mereka sebagai faktor pembeda. Tapi di luar itu semua, kami juga harus meningkatkan lagi kemampuan kami,” katanya.
Selain menyoroti performa lawan, Fajar turut mengapresiasi atmosfer Axiata Arena yang konsisten sejak hari pertama turnamen.
Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- fajar alfian
- muhammad shohibul fikri
- malaysia open 2026
- aaron chia
- soh wooi yik
- ganda putra indonesia



