Pegawai Ditjen Pajak Terjaring OTT KPK, Purbaya: Kemenkeu Beri Pendampingan

kompas.tv
1 hari lalu
Cover Berita
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) merespons pegawai Ditjen Pajak yang terjerat OTT KPK, di Aceh, Sabtu (10/1/2026). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan memberikan pendampingan kepada pegawai Ditjen Pajak yang terjerat proses hukum, tetapi ia menegaskan tak ada intervensi. 

Pernyataan ini disampaikannya usai adanya pegawai Ditjen Pajak terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

"Proses hukum berjalan dan ada pendampingan hukum dari Kementerian Keuangan bidang hukum, karena enggak boleh ditinggalkan, bagaimanapun juga itu pegawai Kementerian Keuangan," ujarnya di Aceh, Sabtu (10/1/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV

Namun, Purbaya menekankan pendampingan hukum bukan berarti ada intervensi. 

"Kita akan jalani proses hukum yang seharusnya ada. Bahkan bukan berarti itu intervensi. Jadi kita enggak tinggal sendirian, tapi enggak ada intervensi juga," tegasnya. 

Baca Juga: OTT Pegawai Pajak, KPK Amankan 8 Orang Termasuk 4 Pihak Swasta

Purbaya menyatakan pihaknya akan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. 

"Kita ikuti aja prosesnya seperti apa. Kita menghormati proses yang berjalan. Kalau saya bilang, itu mungkin bagus untuk shock therapy untuk orang pajak," ucapnya. 

Pegawai Ditjen Pajak Kena OTT KPK 

KPK mengamankan delapan orang dalam OTT di sejumlah lokasi di Jabodetabek pada Jumat (9/1/2026). Delapan orang tersebut terdiri dari empat pegawai pajak dan empat pihak swasta.

Hal itu diungkapkan juru bicara (jubir) KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • menkeu
  • purbaya yudhi sadewa
  • ditjen pajak
  • ott pegawai pajak
  • ott pegawai ditjen pajak
  • pegawai ditjen pajak
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rio Tinto Jajaki Merger dengan Glencore, Ciptakan Perusahaan Tambang Terbesar di Dunia
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Bruno Tubarao Diusir Ko Hyung-Jin, Persib Bandung Pecundangi Persija Jakarta
• 13 jam lalufajar.co.id
thumb
Detik-Detik Menegangkan Baku Tembak Polisi dengan Pelaku Curanmor di Lampung Timur
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadi Sorotan, Ini 3 Alasan Drakor Spring Fever Wajib Masuk Watch-List Kamu
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Ini tanggapan Pramono soal warkop "HI Sawargi" yang gunakan trotoar
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.