VIVA – Manchester City menorehkan sejarah besar dalam perjalanan sepak bola Inggris. The Citizens menjadi tim papan atas Inggris pertama yang mampu mencetak 10 gol dalam satu pertandingan resmi sejak 1966, setelah menghancurkan Exeter City dengan skor telak 10-1 pada babak ketiga Piala FA.
Laga bersejarah itu berlangsung di Stadion Etihad, Sabtu (10/1) malam WIB. Menghadapi Exeter City, wakil Divisi Tiga, pasukan Pep Guardiola tampil luar biasa dominan dan menulis catatan yang telah lama tak tersentuh selama hampir enam dekade.
Sejak peluit awal dibunyikan, Manchester City langsung menguasai jalannya pertandingan. Rekor pun mulai terbentuk pada menit ke-12 ketika City membuka keunggulan lewat Max Alleyne. Berawal dari umpan silang, Erling Haaland memenangi duel udara sebelum bola disambar Alleyne dengan sepakan kaki kiri yang tak mampu dibendung kiper Exeter.
Sejarah City berlanjut pada menit ke-24. Rodri mencetak gol kedua melalui tembakan jarak jauh keras ke sudut atas gawang, menegaskan dominasi total sang raksasa Premier League.
Petaka bagi Exeter City terus berlanjut. Menjelang jeda, dua gol bunuh diri tercipta akibat tekanan bertubi-tubi Manchester City. Jake Doyle-Hayes dan Jack Fitzwater sama-sama salah mengantisipasi bola, membuat City unggul telak 4-0 di akhir babak pertama.
Babak kedua menjadi panggung sempurna untuk pesta gol dan penegasan sejarah. Rico Lewis membuka rentetan gol lanjutan, disusul Antoine Semenyo yang mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian dingin hasil umpan Rayan Cherki.
Tijjani Reijnders kemudian menciptakan momen spesial melalui sepakan melengkung indah yang membawa City mencetak gol ketujuh—angka yang semakin mendekatkan mereka pada rekor langka.
Sejarah akhirnya benar-benar terukir. Nico O’Reilly mencetak gol kedelapan, Ryan McAidoo menambah gol kesembilan, sebelum Rico Lewis kembali mencetak gol di masa injury time untuk memastikan Manchester City mencapai dua digit gol dalam satu pertandingan resmi.
Exeter City sempat mencetak satu gol hiburan lewat George Birch di menit ke-90, namun hal itu tak menghapus fakta bahwa malam itu menjadi milik Manchester City.



