Kolagen merupakan protein struktural utama yang berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit, memperkuat rambut, serta mendukung kesehatan sendi agar tetap lentur dan berfungsi optimal. Namun, produksi kolagen alami dalam tubuh dapat menurun lebih cepat akibat pengaruh gaya hidup sehari-hari, seperti pola makan yang kurang seimbang, kurang tidur, stres berkepanjangan, dan paparan zat tertentu yang menjadi penyebab penuaan dini.
Tanpa disadari, beberapa minuman yang sering dikonsumsi dan dianggap biasa justru dapat memberikan dampak negatif terhadap kolagen sehingga secara perlahan membuat kulit tampak lebih tua dan menurunkan kualitas kesehatan jaringan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk memahami pilihan konsumsi harian dan mulai lebih selektif dalam menentukan apa yang masuk ke dalam tubuh.
Mulailah sekarang dengan mencari tahu minuman perusak kolagen mana saja yang sebaiknya dibatasi demi menjaga kolagen dan kesehatan jangka panjang berdasarkan artikel yang dilansir dari She Finds berikut ini!
SodaMinuman perusak kolagen seperti soda mengandung gula rafinasi tinggi yang memicu proses glikasi pada serat kolagen/Foto: Freepik/benzoix
Pada umumnya, soda sering kali menjadi salah satu faktor utama perusak kolagen. Kandungan tinggi gula rafinasi di dalamnya memicu proses glikasi, yaitu melekatnya molekul gula pada serat kolagen yang membuat kolagen menjadi kaku, rapuh, dan mudah mengalami kerusakan.
Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan kulit mengendur dan kerutan tampak makin dalam. Selain itu, sifat asam pada soda dapat melemahkan enamel gigi dan meningkatkan peradangan dalam tubuh, yang secara keseluruhan berperan dalam mempercepat proses penuaan yang terlihat.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2020%2F07%2F27%2Fe6e5757a-8fed-4650-8462-1cfb662dab6c.jpg)



