REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Uni Emirat Arab (UEA) ikut serta dalam latihan militer gabungan Gulf Shield 2026 negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), yang diadakan di Arab Saudi. Demikian menurut pernyataan Kementerian Pertahanan UEA.
"Latihan militer gabungan Gulf Shield 2026 telah selesai di Kerajaan Arab Saudi, diikuti oleh angkatan udara dan pasukan pertahanan udara negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk, serta Komando Militer Terpadu," demikian menurut pernyataan tersebut di X, Jumat (9/1).
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Dasco Telepon Prabowo dan Hubungkan ke Purbaya Ketika Rapat Bencana Aceh
- Dengarkan Pidato Megawati, Rocky Gerung: Tertib Dunia Internasional Dikotori oleh Donald Trump
- Lubang Pajak 2025 Capai Rp 271,7 Triliun, Penerimaan 2026 Terancam
Sikap UEA mengikuti latihan militer dilakukan di tengah ketegangan negara itu dengan Saudi belakangan ini.
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan, tujuan latihan tersebut adalah untuk mengembangkan kemampuan militer tingkat lanjut, meningkatkan kesiapan tempur untuk menghadapi ancaman saat ini dan di masa depan.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain itu juga memperkuat konsep pertahanan dan pencegahan bersama guna memastikan keamanan dan stabilitas di kawasan.
Pada 2 Januari, Kementerian Pertahanan UEA memastikan seluruh personel militer Emirat telah meninggalkan Yaman, menyusul permintaan dari pihak berwenang Yaman dan seruan dari Arab Saudi.
Ketegangan dengan Riyadh meningkat setelah Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung UEA mengambil alih kendali provinsi Hadhramaut dan Al Mahrah di Yaman bagian timur.
Pada 30 Desember 2025, Arab Saudi menyerang sebuah pelabuhan di kota Al Mukalla, Yaman, di mana, menurut Arab Saudi, pasokan militer yang dikirim dari UEA ke pasukan STC dibongkar.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469621/original/098405900_1768139449-IMG_3112.jpeg)
