PSI Gelar Rakernas 30 Januari di Makassar, Ada Tokoh Baru Gabung?

detik.com
10 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 30 Januari-1 Februari 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan. Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, mengatakan akan ada kejutan terkait tokoh baru yang bakal bergabung dengan PSI.

"Makassar, 30 sampai tanggal 1 (Februari)," kata Ali saat dihubungi, Minggu (11/1/2026).

Ali mengatakan bergabungnya tokoh baru ke PSI menunggu waktu yang tepat. Ia lantas berbicara adanya kejutan menyikapi peluang kader NasDem bakal bergabung ke PSI seperti dirinya.

"Kita tunggu. Kita tunggu tanggal mainnya. Kita tunggu pengumumannya, kita tunggu surprise-nya," ujar Ali.

Baca juga: PSI Gelar Rakernas Akhir 2025 di Makassar, Bapak J Bakal Diumumkan?

Ali berharap nantinya PSI bukan sekadar lolos ke parlemen. Ia ingin, di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, PSI mampu diperhitungkan menjadi partai papan tengah.

"Karena memang kami sedang mempersiapkan partai ini untuk menjadi salah satu partai, menjadi partai yang harus tidak sekedar lolos parlemen. Tapi paling tidak, dia setidak-tidaknya berada di papan tengah. Nah menjadi salah satu prasyarat untuk sampai pada titik itu, yaitu merekrut tokoh-tokoh atau menjadikan partai sebagai partai terbuka," kata Ali.

"Terbuka untuk para tokoh. Menurutku lebih progresif yang kemudian semua orang bisa nyaman di rumah ini. Nyamannya orang itu diukur dengan gimana terbangunnya dialektika di internal partai ini. Partai ini harus jadikan sebagai partai terbuka, tidak antikritik, tidak baper," ujar dia.

Ia kemudian menjawab peluang Wakil Ketua Komisi III DPR, Rusdi Masse, bergabung dengan PSI. Ali lantas menyinggung Ketua DPW PSI Sulawesi Selatan, Muammar Ferirae Gandi Rusdi, yang merupakan putra dari Rusdi Masse.

"Gini kalau hari ini, saya mungkin apa nggaknya, kita agak susah untuk saya. Tapi saya kasih gambaran bahwa Ketua DPW Sulawesi Selatan itu putra dia. Nah tentunya kalau putranya kan berarti persetujuan dia dong?" kata Ali.

"Masa iya seorang ayah, mau mempermalukan anaknya? Masa iya seorang ayah eh mau menghancurkan masa depan anak?" tambahnya.

Baca juga: PSI Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Hasto: Pemilu Masih Panjang

Kendati demikian, Ali tak menjawab tegas soal peluang bergabungnya Rusdi Masse. Ia meminta untuk menunggu tanggal 30 Januari nanti.

"Kalau saya ketika saya mengajak anak saya berpolitik, mendingan saya tidak jadi apa-apa daripada anak saya. Ya, nantilah tunggu tanggal 30," imbuhnya.




(dwr/gbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Girona vs Osasuna: Gol Tunggal Vanat Pastikan Tiga Poin di Montilivi
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KPK Janji Secepatnya Tahan Mantan Menag Yaqut
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beckham Putra Ungkap Makna Selebrasi Ikonik Hadapi Persija
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Polisi Segera Periksa Komika Pandji Pragiwaksono
• 54 menit lalumerahputih.com
thumb
Usai Operasi Tangkap Tangan, KPK Tetapkan 5 Tersangka, Termasuk Kepala Kantor Pelayanan Pajak
• 11 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.