Gotong Royong Warga dan TNI, Jembatan Bailey-Armco Dikebut di Sumut dan Sumbar

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Fokusnya jelas, membuka kembali akses masyarakat yang sempat terganggu, sekaligus memastikan aktivitas warga bisa kembali normal.

Salah satu langkah konkretnya adalah pembangunan jembatan Bailey dan Armco dengan melibatkan personel TNI agar prosesnya lebih cepat dan rapi.

Dari pantauan di lapangan Jumat (9/1), di Sumatra Utara, pembangunan Jembatan Bailey di Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, sudah masuk tahap akhir. Progresnya kini mencapai sekitar 90 persen.

Di lapangan terlihat suasana gotong royong yang cukup hangat. Warga dan personel TNI bahu-membahu membersihkan badan jembatan, merapikan area sekitar, sampai memastikan jalur aman untuk segera dilalui. Bahkan, ada warga yang memasang bendera Merah Putih di sekitar jembatan sebagai simbol bahwa negara benar-benar hadir di tengah kebutuhan masyarakat.

Tak hanya di Sumatra Utara, percepatan pembangunan juga dilakukan di Sumatra Barat. Di provinsi ini, pemerintah tengah membangun lima unit jembatan armco yang tersebar di beberapa kabupaten.

Lokasinya antara lain Jembatan Sampia Sungai Rangeh di Nagari Bayua, Jembatan Bancah Nagari Maninjau, Jembatan Salimpauang di Kecamatan Malalak, Jembatan Kampuang Jambu di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, serta Jembatan Kampung 2 Mahakarya di Kabupaten Pasaman Barat.

Alat berat masih wara-wiri mengeruk dan meratakan tanah. Sementara itu, personel TNI juga turun langsung mengerjakan detail-detail teknis. Ada yang merapikan tanah, menggergaji kayu, hingga memindahkan batu untuk fondasi jembatan. Kolaborasi ini membuat pekerjaan jadi lebih cepat dan terkoordinasi, terutama di medan yang cukup menantang.

Selain jembatan Armco, di Sumatra Barat juga sedang dibangun tiga unit jembatan bailey. Lokasinya berada di Jembatan Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat; Jembatan Muaro Busuak, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; serta Jembatan Kubu Sarunai Canduang di Kabupaten Agam.

Jembatan-jembatan ini diprioritaskan untuk menghubungkan jalur vital warga, mulai dari akses ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.

Dengan melibatkan TNI, pemerintah berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas. Kehadiran aparat di lapangan juga memberi rasa aman dan semangat bagi warga.

Proyek ini bukan sekadar membangun jembatan, tapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat bahwa negara bergerak cepat saat dibutuhkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komdigi Blokir Sementara Grok AI Tangkal Konten Pornografi
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Dramatis, Arema FC Kalahkan Persik Kediri 2-1 di Kanjuruhan
• 4 jam laluberitajatim.com
thumb
[FULL] Ade Armando, Andi Azwan hingga Farhat Soal Demokrat Lapor Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Rivalitas Tinggi, Pengamanan El Clasico Persib Vs Persija Diambilalih Polda Jabar
• 1 jam lalurepublika.co.id
thumb
KUR BRI Jadi Penyelamat, Usaha Angkringan Ini Bangkit dan Bertumbuh
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.