3.522 Warga Desa Tempur Jepara Terisolasi Akibat Longsor

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JEPARA — Sebanyak 3.522 warga Desa Tempur, Kabupaten Jepara, terisolasi setelah akses jalan utama terputus total akibat bencana tanah longsor. Kerusakan parah terjadi di sejumlah titik, membuat aktivitas warga lumpuh dan penanganan darurat menghadapi tantangan cuaca ekstrem.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Jepara mencatat, warga terdampak berasal dari 1.445 kepala keluarga yang hingga kini belum dapat keluar masuk desa.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Jepara Arwin Noor Isdiyanto mengatakan, longsor terjadi di 18 titik dengan tingkat kerusakan berat hingga kritis setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Jumat (9/1). “Dari hasil asesmen awal, terdapat 18 titik longsor dengan karakteristik rusak berat sampai kritis, sehingga menyebabkan akses ke luar masuk Desa Tempur terputus total,” kata Arwin di Jepara, Jawa Tengah, Ahad (11/1/2026).

Menurut Arwin, titik longsor terparah berada di pertigaan dekat spot foto Selamat Datang, di mana badan jalan hilang sepanjang sekitar 50 meter akibat tergerus aliran Sungai Gelis. Titik kritis lain berada di Jembatan Mbah Sujak, dengan badan jalan terkikis hingga sedalam enam meter karena perubahan alur sungai.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Kerusakan infrastruktur tersebut memutus jalur utama yang selama ini menjadi akses vital warga.

Dampak longsor tidak hanya menghancurkan akses transportasi, tetapi juga merusak permukiman dan layanan dasar. Laporan situasi BPBD Jepara mencatat enam rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari terendam lumpur hingga rusak total.

Selain itu, aliran listrik di Desa Tempur padam total setelah satu tiang listrik roboh dan satu tiang lainnya dalam kondisi miring.

Terputusnya akses dan padamnya listrik turut memukul perekonomian warga. Puluhan hektare lahan persawahan di sepanjang Sungai Gelis dilaporkan hanyut dan rusak akibat longsor dan luapan air. “Untuk data rinci potensi kerugian di sektor pertanian saat ini masih dalam tahap pendataan,” kata Arwin.

Hingga Sabtu (10/1) pukul 17.00 WIB, BPBD Kabupaten Jepara melakukan upaya darurat berupa koordinasi lintas instansi, asesmen lapangan, pembersihan material longsor secara manual menggunakan alat konvensional, pembukaan dapur umum, serta pengerahan ekskavator. Namun, akses jalan utama masih belum dapat dibuka.

“Pembersihan material longsor di titik pertama sudah dilakukan sejak malam hari, tetapi belum tuntas karena terkendala kondisi cuaca,” ujar Arwin.

Ia menambahkan, cuaca ekstrem dan potensi longsor susulan menjadi kendala utama di lapangan, diperparah banyaknya material batu besar yang terus berjatuhan dari tebing. Untuk mempercepat penanganan, BPBD Jepara mengajukan tambahan alat berat berupa ekskavator tipe PC-75, mesin Alkon, serta dukungan logistik guna menjamin kebutuhan dasar ribuan warga terdampak.

Rencana pembukaan akses jalan dilanjutkan pada Ahad (11/1) dengan mengutamakan keselamatan petugas dan menyesuaikan perkembangan cuaca.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dinda Hauw dan Rey Mbayang Ungkap Tantangan Main di Film Bidadari Surga
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Bawa AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Daftarnya!
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Dua Kali Diterjang Banjir Bandang Dalam 3 Hari, Kondisi Warga Sumberrejo Memprihatinkan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
SMP Al Hikmah Surabaya Fasilitasi MGMP Bahasa
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Influencer Thimothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Trading Kripto
• 46 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.