AS sebut milisi usir warga Amerika, Venezuela: Negara kami aman

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Kota Meksiko (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Venezuela menyangkal tuduhan Amerika Serikat bahwa situasi di negara Amerika Latin itu tidak aman karena ada kelompok bersenjata di pos-pos pemeriksaan.

Pernyataan itu muncul setelah pemerintah AS pada Sabtu memperingatkan adanya milisi bersenjata di Venezuela — dikenal sebagai colectivos — yang mendirikan pos pemeriksaan untuk mencari pendukung AS dan meminta warga Amerika untuk segera pergi dari negara itu.

"Kementerian Luar Negeri Venezuela mencatat bahwa peringatan keamanan yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS didasarkan pada spekulasi yang bertujuan membentuk persepsi risiko yang sebenarnya tidak ada," kata kementerian itu dalam pernyataannya.

Disebutkan bahwa Venezuela tetap berada dalam "ketenangan, kedamaian, dan stabilitas penuh." Semua pemukiman, rute transportasi, pos pemeriksaan, dan sistem keamanan berfungsi normal, sedangkan seluruh persenjataan negara itu berada di bawah kendali pemerintah.

Pada 3 Januari, AS melancarkan operasi militer besar-besaran di Venezuela. Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap dan dibawa ke New York. AS menyatakan keduanya dijadikan tersangka kasus "narko-terorisme" yang dinilai mengancam keamanan nasional AS.

Mahkamah Agung Venezuela kemudian menyerahkan tugas kepala negara sementara kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez, yang secara resmi dilantik sebagai presiden ad interim pada 5 Januari.

Rusia, China, dan Korea Utara mengecam tindakan AS itu. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan solidaritas dengan rakyat Venezuela dan menyerukan pembebasan Maduro dan istrinya.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: AS minta warganya segera tinggalkan Venezuela karena risiko keamanan
Baca juga: Trump: AS akan dapat triliunan dolar dari penjualan minyak Venezuela


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Basarnas Rejang Lebong Cari Bocah Hanyut di Drainase
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dituduh KDRT tapi Hak Asuh Anak Jatuh ke Dirinya, Tanggapan Santai Daehoon: Nggak Pernah Melakukan Hal Bikin Malu
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Kagum dengan Atmosfer di Axiata Arena, Fajar Alfian Harap Publik Istora Bisa Lebih Heboh di Indonesia Masters 2026
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Polda Metro Jaya Bongkar Bengkel Senjata Api Ilegal di Sumedang
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
IRENA: Keluarnya AS tak pengaruhi komitmen transisi energi di ASEAN
• 41 menit laluantaranews.com
Berhasil disimpan.