Dirut Bulog tegaskan siap salurkan SPHP jagung 500 ribu ton di 2026

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan pihaknya menyalurkan SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) jagung sebanyak 500 ribu ton sepanjang 2026 untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat peternak.

"Target penyaluran SPHP jagung (di tahun 2026) ini ada 500 ribu ton," kata Rizal ditemui di sela Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu.

Selain penyaluran SPHP, Bulog juga menargetkan penyerapan jagung nasional sebesar 1 juta ton sebagai bagian dari penguatan cadangan pangan strategis negara.

Untuk mencapai target penyerapan jagung tersebut, Rizal mengaku jika Bulog akan memperkuat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) guna mendukung kelancaran proses serapan produksi petani.

Diketui, Polri mendapat arahan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar melakukan penanaman jagung dalam rangka membangun sistem pangan yang tangguh, efisien, dan berpihak pada petani.

Lebih lanjut, Rizal mengungkapkan upaya penguatan penyaluran dan penyerapan pangan dilakukan dengan mengumpulkan seluruh pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Bulog melalui Rapat Kerja Nasional tersebut.

Rizal berharap melalui Rakernas tersebut seluruh target kerja BUMN pangan itu dapat tercapai optimal dengan koordinasi yang solid dari pusat hingga daerah.



Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (tengah) memimpin Rapat Kerja Nasional bersama seluruh jajaran bertajuk Evaluasi Kinerja 2025 dan Rencana Kerja 2026 di Jakarta, Minggu (11/1/2026). ANTARA/Harianto

Rizal menuturkan Rapat Kerja Bulog itu digelar untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian selaku Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman setelah Indonesia dinyatakan berhasil mencapai swasembada pangan khususnya beras dan jagung.

Melalui strategi kolaborasi dan perencanaan yang lebih matang, Rizal optimistis mampu mendukung kelanjutan swasembada pangan pada 2026 sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

Bulog mencatat realisasi distribusi jagung program SPHP sepanjang tahun 2025 mencapai 51.211 ton dari target 52.400 ton. Distribusi komoditas itu dilakukan sejak September 2025, tidak sepanjang tahun, hal itu sesuai mandat pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Penyaluran SPHP jagung itu dilakukan melalui koperasi dan asosiasi peternakan yang ditetapkan pemerintah.

Penugasan tersebut berdasarkan surat dari Kepala Bapanas Nomor 262/TS.02.02/K/9/2025 tanggal 23 September 2025. SPHP Jagung saat itu disalurkan kepada 2.109 peternak ayam ras petelur mandiri dengan harga Rp5.500 per kilogram (kg) di tingkat peternak.

Adapun program SPHP jagung pakan ini merupakan salah satu instrumen penekan harga komoditas telur dan daging ayam.



Baca juga: Pemerintah siap salurkan SPHP jagung 500 ribu ton pada 2026

Baca juga: Dirut Bulog sebut distribusi jagung SPHP pada 2025 capai 51.211 ton

Baca juga: SPHP Jagung, pemerintah siapkan Rp78,6 miliar bantu peternak unggas




Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Dambakan Wajah Jaksel Tanpa Tiang Monorel Mangkrak: Itu Titik Macetnya
• 3 jam laludetik.com
thumb
Utang Pinjol RI Melesat Naik, Pengamat: Pemerintah Sibuk Urusi Masalah Pandji dan Fufufafa
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Solidaritas untuk Aceh, BKPRMI Sulsel Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Sumut dan Sumbar
• 7 jam lalufajar.co.id
thumb
Vakum Akting, Achul Wiraperwata ‘Jadi Pocong’ Fokus Jalani Bisnis
• 1 jam laluinsertlive.com
thumb
OTT di Jakut, KPK Tahan Lima Tersangka Suap Pemeriksaan Pajak
• 16 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.