Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan Masyarakat Ekonomi Syariah

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Munas VII MES resmi menetapkan Menkop Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian MES dan Kepala BKPM Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES.

Rosan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan Masyarakat Ekonomi Syariah. (Foto: Dok. Kementerian Koperasi)

IDXChannel – Musyawarah Nasional (Munas) VII Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) resmi menetapkan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono sebagai Ketua Harian MES.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani ditunjuk menjadi Ketua Umum MES.

Baca Juga:
Ini Kunci Kebijakan Jika Bank Syariah Ingin Naikkan Pangsa Pasar

Munas VII yang digelar di Ballroom Menara BRIlian, Jakarta, Minggu (11/1/2025) yang dihadiri secara langsung oleh Wakil Presiden RI ke-13 sekaligus Dewan Pembina MES, K.H. Ma’ruf Amin.

Hadir juga sejumlah tokoh penting, antara lain Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Dewan Pengawas Danantara Erick Thohir, Wakil Ketua Dewan Pengawas BPI Danantara Mualiman Darmansyah Hadad, serta Ketua Pelaksana Munas VII MES La Nyala Mataliti.

Baca Juga:
Pangsa Pasar Bank Syariah Ditargetkan Capai 10 Persen pada 2029

Kehadiran para tokoh tersebut menandai pentingnya Munas VII MES sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan baru dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Terpilihnya Menkop sebagai Ketua Harian MES dan Rosan Roeslani sebagai Ketua Umum MES diharapkan dapat memajukan organisasi tersebut.

Menkop menegaskan bahwa melalui kepengurusan baru yang terbentuk diharapkan dapat memajukan ke depan. Ia juga menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak khususnya koperasi dengan MES untuk terus mendorong peran koperasi berbasis syariah sebagai pilar pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga:
OJK Terbitkan Aturan Penyelenggaraan BPR dan BPR Syariah

"Munas VII Masyarakat Ekonomi Syariah ini kami nilai sebagai momentum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan program yang berkelanjutan serta inklusif," kata Menkop dalam siaran pers, Minggu (11/1/2026).

Ia menambahkan bahwa saat ini sudah banyak contoh dan praktik baik dari koperasi-koperasi berbasis syariah yang sukses mengembangkan ekosistem bisnisnya sehingga dapat menjadi tumpuan bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Sebagai contoh Koperasi Pondok Pesantren Al-Ittifaq di Ciwidey Bandung yang sukses mengembangkan ekosistem bisnis di sektor pertanian.

"Saat ini juga banyak dari Koperasi Pondok Pesantren yang kita minta untuk menjadi kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan program prioritas pemerintah dapat berjalan dengan baik," ucapnya.

Adapun MES merupakan organisasi nirlaba yang berdiri sejak 1 Muharram 1422 H atau bertepatan dengan 26 Maret 2001. MES didirikan dengan tujuan membumikan ekonomi syariah sebagai sistem ekonomi berkeadilan dan sesuai prinsip syariah.

Organisasi ini bersifat mandiri, bukan bagian dari pemerintah maupun politik, dan berperan sebagai wadah inklusif untuk menghimpun seluruh sumber daya dalam rangka membangun ekonomi syariah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum MES Rosan Roeslani menekankan pentingnya membumikan program agar manfaatnya lebih dirasakan masyarakat. “Bagaimana kita membumikan program kita sehingga lebih dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Rosan juga menyinggung inisiatif pembangunan Kampung Haji yang digagas bersama pemerintah. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk memastikan kualitas layanan ibadah Haji khususnya dari Indonesia dapat lebih baik.

"Ini langkah konkret dan positif yang bisa sangat bersinergi dengan MES. Insyaallah tahun ini di kuartal IV akan kita mulai pembangunannya,” kata Rosan.

Dia menutup dengan doa dan harapan agar kepengurusan baru MES dapat membawa berkah dan kemajuan bagi organisasi. Ia berharap dukungan dan sinergi dengan berbagai pihak agar berbagai program strategis pemerintah ataupun program prioritas dari MES dapat terlaksana dengan baik.

"Tentunya bagaimana tugas dan tanggung jawab ini bisa dijalankan dengan baik yaitu dengan bersama-sama. Tidak mungkin bisa dikerjakan kalau kita kerja sendiri-sendiri. Mohon bantuannya, mohon masukannya,” tutur Rosan.

Sementara itu, K.H. Ma’ruf Amin memberikan refleksi atas perjalanan ekonomi syariah di Indonesia. Sejak berdirinya MES, terdapat dua sasaran utama yang ingin dikembangkan yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah dan mensyariahkan ekonomi masyarakat.

"Selama kurang lebih 25 tahun gerakan ini sudah menghasilkan berbagai regulasi, institusi, dan capaian. Bahkan posisi ekonomi syariah dunia kita sudah nomor 3, dari sebelumnya di posisi 18,” ungkapnya.

Ma’ruf menegaskan target ke depan MES yaitu meningkatkan market share ekonomi syariah di atas 50 persen atau dengan istilah lainnya mensyariahkan ekonomi masyarakat. Hingga saat ini satu dari dua target tersebut telah tercapai yaitu memasyarakatkan ekonomi syariah, namun saat ini belum mampu mensyariahkan ekonomi masyarakat.

"Capaian kita di sektor keuangan baru 30 persen (mensyariahkan ekonomi). Oleh karena itu, sasaran kita ke depan adalah mensyariahkan ekonomi masyarakat,” tuturnya.

Ia menutup dengan optimisme bahwa ekonomi syariah akan menjadi sumber pertumbuhan baru sekaligus amal sholeh bagi seluruh insan yang terlibat di dalamnya terutama kepada seluruh pengurus organisasi MES. Ma'ruf Amin berharap keberadaan MES dapat benar-benar menjadi pilar bagi peningkatan ekonomi nasional.

"Selamat berjuang, mudah-mudahan periode 25 tahun ke depan target mensyariahkan ekonomi masyarakat bisa berjalan dengan baik,” katanya.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3 Kampus Negeri dan Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR, Persiapan SNPMB 2026
• 48 menit laludisway.id
thumb
Dibongkar Mulai Rabu, Total 98 Tiang Monorel Tak Lagi Jadi Prasasti
• 18 jam laludetik.com
thumb
Meski Izin Lengkap, KDM Hentikan Proyek Perumahan di Bandung karena Potensi Bencana
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pak Warsito dan Gerobak Malam: Penjual Roti Legendaris Purwokerto
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, KPK Ungkit Pertemuan Jokowi dan MBS
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.