Penulis: Kelly Korengkeng
TVRINews, Sulawesi Utara
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sitaro melakukan penyiraman ruas jalan di sejumlah titik terdampak bencana di Kecamatan Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi debu serta mencegah risiko kecelakaan akibat jalan licin yang tertutup material lumpur dan longsor.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Sitaro, Arter Nus Tamaka, mengatakan penyiraman dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan bencana, sekaligus untuk menjaga keselamatan para pengguna jalan dan petugas di lapangan.
“Penyiraman ini merupakan arahan dari Ibu Bupati Sitaro karena kondisi badan jalan di sekitar lokasi bencana sangat berdebu. Debu tersebut sangat mengganggu aktivitas masyarakat, pengguna jalan, serta aparat TNI-Polri dan Basarnas yang masih melakukan pencarian korban dan pembersihan lokasi,” ujar Arter di sela kegiatan penyiraman.
Menurutnya, material lumpur yang telah mengering di badan jalan tidak hanya menimbulkan debu, tetapi juga membuat permukaan jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
PDAM Sitaro memastikan kegiatan penyiraman akan terus dilakukan secara berkala selama proses tanggap darurat bencana masih berlangsung. Selain itu, PDAM juga tetap memprioritaskan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak.
“Kami berupaya membantu semaksimal mungkin, baik melalui penyediaan air bersih maupun mendukung kelancaran aktivitas penanganan bencana di lapangan,” pungkas Arter.
Editor: Redaksi TVRINews



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2025%2F12%2F30%2F7ce1a943-dc90-448e-8699-96cb10a0e16d.jpg)
