REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Program Kampung Nelayan Merah Putih mulai menunjukkan dampak ekonomi konkret di daerah. Dari pesisir Bulukumba, hampir satu ton ikan segar hasil tangkapan nelayan berhasil menembus pasar ekspor.
Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menyebut ekspor perdana ini menjadi bukti penguatan rantai nilai perikanan dari hulu ke hilir.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});- Kejar Swasembada Pangan, Prabowo Targetkan 1.100 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026
- Menanti Fajar Baru Kampung Nelayan Merah Putih
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP Trian Yunanda mengatakan hampir satu ton ikan segar dari nelayan pesisir KNMP Bentenge diekspor ke Arab Saudi. Pelepasan ekspor perdana dilakukan langsung di KNMP Bentenge, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Ikan dikirim menggunakan mobil pendingin fasilitas KNMP menuju Makassar sebelum diterbangkan ke Jeddah.
'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}
“Inilah yang kami ingin hadirkan dari program KNMP, yakni bagaimana meningkatkan produktivitas masyarakat termasuk jangkauan pasarnya. Dari yang tadinya lokal kini merambah pasar internasional,” kata Trian dalam keterangan tertulis, akhir pekan ini.
Ia menyebut pembangunan infrastruktur KNMP Bulukumba telah memasuki tahap penyelesaian. Menurut Trian, Kementerian Kelautan dan Perikanan telah menyalurkan berbagai fasilitas pendukung seperti mobil pendingin, kapal, mesin kapal, hingga alat tangkap yang nantinya dikelola koperasi nelayan. Infrastruktur KNMP Bentenge mencakup tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, SPBUN, bengkel kapal, kios perbekalan, balai nelayan, serta fasilitas rantai dingin.
Fasilitas rantai dingin tersebut meliputi pabrik es portabel, gudang beku, coolbox, dan mobil pendingin.
“Setelah beroperasi, harapan kami produktivitas perikanan di Bulukumba bisa lebih meningkat dan menjangkau pasar yang lebih luas. Potensi perikanannya besar dan masyarakatnya juga produktif,” ujar Trian. KNMP diharapkan menjadi simpul baru aktivitas ekonomi perikanan pesisir.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba Muh. Thaiyeb Maningkasi mengatakan pemerintah daerah siap menjadikan KNMP Bentenge di Kecamatan Ujung Bulu sebagai pusat aktivitas perikanan.
Menurutnya, fasilitas lengkap yang tersedia akan memudahkan konsolidasi produksi dan distribusi hasil tangkapan nelayan.
“Bapak Bupati fokus mengembangkan sektor perikanan sehingga kehadiran KNMP ini sangat membantu,” kata Thaiyeb.
Thaiyeb menyebut setelah ekspor perdana hampir satu ton ikan kerapu macan dan tenggiri ke Arab Saudi, eksportir menawarkan peningkatan permintaan menjadi 2,5 ton per hari. Tawaran tersebut dinilai sebagai peluang signifikan untuk mendongkrak ekonomi perikanan daerah.
“Selain kerapu macan, kami juga punya kakap merah, layang, dan ikan karang lain yang bernilai jual tinggi,” ujar Thaiyeb.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F08%2F07%2Fca25a685d8510a9ecea0b97990d0d6df-20250807ron21.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469603/original/073933300_1768137137-20260105AA_Launching_Jakarta_Pertamina_Enduro-18.jpg)