Saat Ribka-Risma Lapor Megawati soal Bantuan PDIP Buat Korban Bencana Sumatera

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning dan Ketua DPP PDIP Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini melaporkan langsung aksi kemanusiaan PDIP di wilayah terdampak bencana kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Laporan itu disampaikan saat konferensi pers Rakernas PDIP hari kedua di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1).

Ribka menyampaikan laporan terkait kerja tim kesehatan yang ditugaskan untuk turun ke daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera.

“Saya ingin laporkan perkara masalah aksi kemanusiaan di daerah bencana yang ditugaskan oleh Ibu Mega. Kami bergerak sejak tanggal 5 Desember, tim kesehatan ya. ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” kata Ribka.

Ribka menyebut, tim kesehatan dibantu para dokter lulusan berbagai negara serta tenaga medis dari dalam negeri.

“Kami dibantu dengan teman-teman dokter dari Diaspora, ada lulusan China, lulusan Kuba, Irlandia, dan juga teman-teman yang di sekolah di sini. Kami juga ada perawat, ada yang perawat dari rumah sakit negeri, rumah sakit swasta, juga dari Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jadi kami dibantu itu,” katanya.

Selain tenaga medis, PDIP mengirimkan puluhan armada ambulans untuk mendukung penanganan di lapangan.

“Dan tanggal 29 Desember yang lalu kita kirim 30 armada ambulans dari Jakarta, Ibu. Kita bagi di tiga provinsi. Provinsi Sumbar 10, Sumatera Utara 10, dan Aceh 10. Ditambah satu mobil tangki di Aceh dan mobil komando di Aceh,” tutur Ribka.

Ia menambahkan, tim di lapangan setiap hari memberikan layanan pengobatan gratis, trauma healing, hingga dapur umum bagi warga terdampak.

Masih Minim Bantuan

Namun demikian, Ribka mengaku masih prihatin dengan kondisi di sejumlah wilayah, terutama Lhokseumawe, yang menurutnya masih minim bantuan.

“Kami masih sangat sekali prihatin di daerah sana, khususnya di Lhokseumawe yang masih belum masuk bantuan-bantuan masih banyak sekali,” katanya.

Sementara Risma melaporkan penanganan darurat dan logistik yang dilakukan tim sosial dan kebencanaan PDIP sejak hari pertama bencana.

“Jadi pada hari pertama bencana, Ibu langsung memerintahkan saya untuk segera berangkat untuk menangani, meskipun saat itu kita juga tidak tahu karena banyak jalan yang putus,” ujar Risma.

Ia menegaskan, fokus utama tim adalah memastikan warga terdampak tidak kelaparan, termasuk menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit diakses.

“Namun kita pastikan hari kedua kita sudah berangkat dengan membawa bantuan yang kami saat itu memang seadanya, karena bagi kita adalah pertolongan pertama, memastikan bahwa mereka tidak kelaparan,” kata Risma.

Bantu Korban Bencana Sumatera, Harus Kerja Sama

Menurutnya, penanganan dilakukan dengan bekerja sama dengan struktur partai di daerah serta masyarakat setempat.

“Nah, kita bekerja sama dengan DPD dan DPC. Jadi DPD tingkat provinsi dan DPC seluruh wilayah, baik di Aceh, Sumatera Barat, maupun di Sumatera Utara untuk bisa bergerak bersama-sama,” ujarnya.

Selain dapur umum, Risma menyebut tim juga menangani kebutuhan air bersih, penerangan, hingga jalur evakuasi untuk mengantisipasi bencana susulan.

“Kita membuat dapur umum paling sedikit di tiap kabupaten itu kita buat dua dapur umum,” kata Risma.

“Selain mereka untuk tidur, mereka juga butuh penerangan karena pada saat malam seringkali terjadi galodo, di mana air dengan lumpur dan batu turun. Maka kita membuat penerangan dan jalur-jalur pelarian untuk mereka bisa menyelamatkan diri dengan aman,” sambung dia.

Ia menjelaskan, anggota BAGUNA (Badan Penanggulangan Bencana) dengan beragam keahlian turut membantu perbaikan rumah warga hingga pemasangan jaringan listrik dan air bersih.

“Alhamdulillah di BAGUNA ini macam-macam, ada yang profesinya tukang batu, ada yang profesinya tukang listrik,” kata Risma.

“Itu yang kita gerakan karena apapun harus ada teknologi, karena kami ngambil air kadang sepanjang 3 kilometer lebih untuk kebutuhan mereka,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Diminta Terbitkan Inpres Diskresi untuk Percepat Pemulihan Aceh
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Gerai SIM Keliling hanya buka di dua lokasi Jakarta pada Minggu
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
FA Cup: Chelsea Hancurkan Charlton 5-1 di Laga Perdana Liam Rosenior
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah Sudan Resmi Kembali Berkantor di Ibu Kota usai Dua Tahun Perang
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempar Jadikan Momentum Natal Wadah Berbagi Terhadap Warga Terdampak Bencana
• 5 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.