TEHERAN, KOMPAS.TV - Iran mengancam Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menyerang Israel dan basis militer AS di Timur Tengah.
Serangan itu akan terjadi jika Trump memutuskan menyerang Iran. Pernyataan tersebut diungkapkan Pemimpin Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf.
Baca Juga: Internet Iran Diputus, Demonstran Teheran Teriakkan “Pahlavi akan Kembali”
Pernyataan itu menyusul peringatan Trump yang akan menyerang Iran, jika mereka melakukan tindakan represif kepada demonstran.
Qalibaf mengatakan bahwa Israel dan markas militer AS di kawasan bakal menjadi target yang sah jika Washington melakukan serangan.
“Jika terjadi serangan militer oleh Amerika Serikat, baik wilayah yang diduduki maupun pusat-pusat militer dan perkapalan AS akan menjadi target sah kami,” kata Qalibaf dikutip dari The Times of Israel, Minggu (11/1/2026).
Wilayah yang diduduki, yang dimaksud Qalibaf adalah Israel, yang tak diakui oleh Iran.
Demonstrasi yang berlangsung sejak akhir Desember telah menyebar ke seluruh Iran.
Demonstrasi diawali adanya krisis keuangan yang akhirnya meluas menjadi protes anti-pemerintah.
Iran dilaporkan menanggapi tindakan demonstrasi tersebut dengan cara-cara represif, dan telah menimbulkan puluhan korban jiwa.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Times of Israel
- iran
- israel
- donald trump
- amerika serikat
- iran ancam trump
- menyerang israel




