Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi bergerak naik pada perdagangan awal pekan ini, Senin (12/1). Analis merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII) hingga PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpeluang menguji level support di 8.839 setelah menembus level 8.916 pada perdagangan Jumat lalu. Momentum baru akan kembali positif apabila IHSG mampu menembus level 8.995.
Ia menyebut level support IHSG berada di Rp 8.839, 8.714, 8.599 dan 8.493. Sementara level resistance berada di Rp 8.995, 9.052, 9.123 dan 9.169.
“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (12/1).
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.
Ivan kemudian memberikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor, yakni:
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), beli di level 3.420 - 3.460 dengan target harga terdekat di 3.800
- PT Astra International Tbk (ASII), tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat ke level 7.175
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), hold dengan target harga terdekat ke level 8.450
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), beli di level 1.350 - 1.390 dengan target harga terdekat di 1.630
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), beli di level 2.500 - 2.600 dengan target harga terdekat di 2.900.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) David Kurniawan juga optimis IHSG berada di fase bullish hari ini. Ia menilai potensi pergerakan pasar pada pekan ini tetap menarik meski hanya berlangsung selama empat hari perdagangan, seiring libur Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Jumat (16/1).
David menyarankan para trader untuk mencermati saham-saham yang berada dalam tren naik dengan dukungan aliran dana (money flow) yang kuat. Ia mencontohkan, pada perdagangan Jumat sore, money flow terlihat masuk ke sektor properti. Meski demikian, investor tetap diminta menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
Selain faktor teknikal, David juga mengingatkan pelaku pasar untuk memperhatikan sentimen utama pekan ini, yakni rilis data neraca perdagangan Indonesia periode Desember.
“Pasar menantikan apakah surplus perdagangan Indonesia masih berlanjut di tengah fluktuasi harga komoditas global. Angka surplus yang kuat akan memperkokoh nilai tukar Rupiah dan menjaga minat investor asing,” ujar David.
Adapun saham-saham yang direkomendasikan David untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain:
- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), beli di harga 950 dengan target 1.000. Jual jika berada di bawah level 920. David menilai BSDE telah mengonfirmasi area support di level 920, disertai indikator MACD yang mulai membentuk golden cross. Selain itu, aliran dana ke sektor properti dinilai mulai menarik.
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), beli di harga 1.695 dengan target 1.875. Jual jika berada di bawah level 1.625. Saham ARCI dinilai menarik untuk trading karena sektor tambang emas masih prospektif dan berpeluang mengalami breakout.
- PT Indika Energy Tbk (INDY), beli di harga 2.700 dengan target 3.000. Jual di bawah level 2.550. Emiten ini dinilai berada dalam tren naik di atas MA5 dan memiliki price action yang menarik untuk jangka pendek.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469170/original/012436400_1768087101-kpk_pajak.jpg)