Suasana hangat mewarnai hari kedua Rapat Kerja Nasional PDI Perjuangan di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1).
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berbagi momen kebersamaan dengan putra-putrinya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, sebelum meninggalkan lokasi Rakernas.
Momen tersebut terjadi setelah Megawati menghadiri rangkaian agenda Rakernas. Sebelumnya, ia sempat berdialog dengan kader serta warga di Aceh terkait penanganan bencana melalui panggilan video daring.
Usai dialog tersebut, PDIP menggelar peluncuran buku berjudul ‘Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri’. Setelah agenda peluncuran buku rampung, Megawati dan Puan meluangkan waktu untuk berfoto bersama awak media.
Sebelum benar-benar meninggalkan area Rakernas, Megawati berhenti untuk berfoto bersama Puan dan Prananda, yang keduanya menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan. Ketiganya berfoto dengan diawali pose jari metal.
Tak lama kemudian, Prananda terlihat mengarahkan Puan untuk mencium pipi sang ibu. “Cium ibu, cium ibu,” ucap Prananda sambil tersenyum.
Puan pun langsung mencium pipi kiri Megawati, disusul Prananda yang mencium pipi kanan. Momen penuh kehangatan itu sontak disambut sorak sorai dan tepuk tangan.
Setelahnya, Megawati, Puan, dan Prananda beranjak meninggalkan area Rakernas dengan tetap menunjukkan kebersamaan.
Keduanya tampak menggandeng tangan Megawati—Prananda di sisi kanan dan Puan di sisi kiri—hingga keluar dari lokasi acara.
Megawati Luncurkan Buku 'Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana'
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meluncurkan buku berjudul ‘Spirit Kemanusiaan: Manajemen Risiko Bencana ala Megawati Soekarnoputri’.
Peluncuran itu digelar dalam rangkaian Rakernas I PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1).
Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, buku yang ditulis oleh Kristin Samah ini memotret secara mendalam pandangan dan praktik Megawati dalam mengelola risiko bencana, sekaligus kepeduliannya terhadap isu lingkungan.
“Buku ‘Spirit Kemanusiaan’ menggambarkan manajemen mitigasi bencana Ibu Megawati Soekarnoputri, dan perhatian beliau yang begitu besar terhadap berbagai gerakan menjaga lingkungan dan bumi,” ujar Hasto.
Hasto menambahkan, peluncuran buku tersebut beriringan dengan aksi kemanusiaan yang tengah dijalankan PDI Perjuangan.
Saat ini, kata dia, partainya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) mengerahkan Kapal RS Laksamana Malahayati untuk misi gotong royong pengobatan dan pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatera.
Peluncuran buku turut dihadiri langsung Megawati bersama kedua putra-putrinya, yakni Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani.
Sejumlah elite PDI Perjuangan juga tampak hadir dalam agenda tersebut, di antaranya Olly Dondokambey, Tri Rismaharini, Ribka Tjiptaning, Charles Honoris, hingga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Megawati Sapa Kader PDIP-Warga Terdampak Bencana Sumatera: Bantuan Harus Cepat
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memantau langsung kondisi pengiriman bantuan hingga pemulihan pascabencana di Aceh melalui video call.
Ia berkomunikasi dengan kader PDIP dan warga di atas Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati yang sedang berada di Lhokseumawe, Aceh, pada hari kedua Rakernas PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1).
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan DPP PDIP Sri Rahayu menyampaikan laporan kepada Megawati dari lokasi. Ia menjelaskan pelayanan kemanusiaan dilakukan bersama kru kapal, tenaga medis, serta pengurus DPD dan DPC PDIP setempat.
Ia pun menyebutkan, pelayanan kesehatan gratis telah menjangkau ratusan warga terdampak.
“Kami hari ini, Ibu, ada 800 orang lebih yang melakukan pemeriksaan dan pengobatan, baik orang tua maupun anak-anak,” kata Sri memulai laporannya.
Selain pengobatan, dapur umum juga dibuka untuk memenuhi kebutuhan pangan warga.
“Dan kami sesuai dengan perintah Ibu, yang berobat kita siapkan untuk bingkisan dan sekaligus juga kita membuka dapur umum,” ungkapnya.

