Jakarta, IDN Times - Israel dilaporkan telah menyusun rencana untuk melancarkan serangan baru di Jalur Gaza, meskipun gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) hampir memasuki tahap kedua.
Dilansir dari The Times of Israel, pejabat Israel mengatakan serangan tersebut direncanakan berlangsung pada Maret mendatang, dan akan difokuskan di Kota Gaza. Operasi ini bertujuan memperluas wilayah Gaza yang berada di bawah kendali Israel.
Namun, seorang diplomat Arab menilai operasi tersebut tidak akan dapat berjalan tanpa dukungan dari AS. Meskipun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sebelumnya telah menyetujui kerja sama untuk mendorong upaya gencatan senjata, ia disebut tidak yakin langkah tersebut akan berhasil melucuti senjata Hamas. Oleh sebab itu, Netanyahu memerintahkan militer Israel untuk menyiapkan rencana darurat.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F12%2F3424374e47f97759fea30b2465228028-20260112RAM_Pengendara_motor_masuk_ke_area_tol.jpeg)


