Pantau - Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Utara mencatat telah menyelenggarakan 81 kegiatan bazar sepanjang tahun 2025 dengan total omzet mencapai Rp3.321.354.445.
"Pada tahun 2025, kami telah menyelenggarakan 81 kegiatan bazar di tingkat kecamatan dan kota dengan total omzet mencapai Rp3.321.354.445," ungkap Kepala Seksi Perdagangan Sudin PPKUKM Jakarta Utara, Andini Sutianti.
Dorong UMKM Perluas Pemasaran dan Jejaring BisnisMenurut Andini, penyelenggaraan bazar bertujuan untuk memfasilitasi pelaku UMKM agar dapat memperluas pemasaran produk langsung ke masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga mendorong perkembangan UKM agar semakin produktif dan memiliki daya saing.
"Selain itu membuka peluang kerja sama dengan calon mitra bisnis," tambahnya.
Bazar juga memberikan berbagai manfaat lain bagi pelaku usaha kecil, seperti:
Meningkatkan jangkauan pemasaran produk Jakpreneur
Membangun jejaring usaha antar pelaku UMKM
Membuka peluang kolaborasi dan kemitraan
Ragam Produk dan Dampak Ekonomi LokalProduk yang paling sering ditampilkan dalam bazar meliputi makanan dan minuman, fesyen, produk kerajinan, sabun pembersih, serta produk kosmetik dan perawatan tubuh.
" Kami berharap kualitas pelaksanaan dan dampaknya bagi UKM tahun ini tetap signifikan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di Jakarta Utara," ujarnya.
Kegiatan bazar ini diharapkan dapat terus menjadi ruang produktif bagi UMKM sekaligus berkontribusi dalam pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F01%2F28%2F36b3a0cd0b6d265a8889b5690cee843c-cropped_image.png)
