1.000 Hari Perang, Sudan Dilanda Bencana Kelaparan

idntimes.com
12 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Konflik antara militer pemerintah Sudan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) telah memasuki hari keseribu. Jutaan orang terdampak dari perang tersebut dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Organisasi non pemerintah mengatakan pada Jumat (9/1/2026), pertempuran sengit dan pemotongan pendanaan global telah mendorong lebih dari 33 juta orang menuju kelaparan. Hal ini menjadikannya salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia.

Manajer program senior Islamic Relief di Sudan, Elsadig Elnour, mengatakan bahwa perang tidak boleh dibiarkan berlanjut lebih lama lagi. Menurutnya, perang telah membuat Sudan hancur berantakan dan warga sipil diserang, kelaparan, dan dipaksa meninggalkan tanah mereka, dilansir Al Jazeera.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Komisaris Utama Envy Technologies (ENVY) Meninggal Dunia
• 20 menit laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Janjikan Kampus Kedokteran Gratis
• 4 jam lalusuara.com
thumb
Nabi tak Beri Contoh Haji-Umroh Berkali-kali
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Outbound Luar Ruang di Waduk Jatiluhur Perkuat Karakter Anak
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bayar Utang, BSM Lines (BSML) Jual Kapal Tug Boat Rp10,5 Miliar
• 2 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.