Ini Tanggapan Resmi Pihak Denada Soal Dugaan Penelantaran Anak Kandung

tabloidbintang.com
8 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Seorang pemuda bernama Al Ressa Rizky Rosano mengklaim dirinya sebagai anak biologis penyanyi sekaligus aktris Denada. Pengakuan tersebut menyita perhatian publik setelah Ressa mengambil langkah hukum dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi.

Ressa mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui identitas ibu kandungnya setelah sang nenek, Emilia Contessa, meninggal dunia. Menurut pengakuannya, Ressa dilahirkan di Jakarta pada tahun 2002. Namun tak lama setelah lahir, ia disebut dibawa ke Banyuwangi dengan tujuan menghilangkan jejak identitas aslinya.

Merasa haknya terabaikan, Ressa resmi menggugat Denada pada 26 November 2025. Dalam gugatan tersebut, ia menuntut pengakuan sebagai anak biologis serta pertanggungjawaban atas dugaan penelantaran yang diklaim terjadi selama 24 tahun.

Proses hukum pun mulai berjalan. Sidang mediasi telah digelar sebanyak satu kali, namun dalam persidangan tersebut Denada disebut tidak hadir. Hal ini semakin memicu spekulasi dan perbincangan luas di media sosial maupun media online.

Menanggapi ramainya pemberitaan, pihak Denada akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi melalui perwakilan manajemennya, Risna Ories. Berikut pernyataan lengkap yang disampaikan kepada awak media:

"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, Untuk semua teman teman media..

Menanggapi banyak nya pertanyaan temen-temen media mengenai pemberitaan yang saat ini beredar di berbagai media online dan media sosial terkait berita yang ramai di pemberitaan maka saya Risna Ories selaku perwakilan dari Management Denada, menyampaikan:

Sangat prihatin atas isu public yang berkembang, yang sebenar nya ini adalah ranah keluarga, karena bagaimanapun juga semua keluarga memiliki privasi, setiap keluarga punya cerita.

Situasi ini tentu bukan hal yang mudah bagi Denada
Kami memahami perhatian dan pertanyaan yang muncul, dan kami menghargai setiap dukungan serta kepedulian yang diberikan.

Namun agar tidak bergulir terlalu berlebihan kami sampaikan bahwa saat ini Denada & tim hukum sedang mempelajari dan menelaah secara cermat yang berkaitan dengan gugatan sebagai bagian dari proses hukum yang harus dihormati bersama.

Untuk menjaga ketenangan dan kejelasan informasi, kami mohon pengertian agar diberikan ruang dan waktu bagi Denada untuk menelaah perkara ini secara proporsional dan tetap mempertimbangkan kebaikan semua pihak.

Terima kasih atas perhatian, empati, dan pengertian yang diberikan. Dukungan kalian sangat berarti bagi Denada

Demikian pernyataan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan pengertiannya, kami ucapkan terima kasih."


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Tekstil-Hilirisasi
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans di ‘Broken Strings’, Kenali Tanda-Tanda Grooming dan Dampaknya pada Korban
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Belum Tetapkan Pemilik Maktour Fuad Hasan sebagai Tersangka Kasus Kuota Haji
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Guru Besar Unair: Setiap Jaman dalam Perjuangan selalu Ada saja Orang yang Berjiwa Pengkhianat
• 9 jam lalufajar.co.id
thumb
Tahun 2026 Belum Genap 2 Pekan, Kekayaan Elon Musk Sudah Naik Rp320,2 Triliun
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.