PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land melaporkan proses pengalihan saham kepada dua entitas. Aksi korporasi ini merupakan kelanjutan dari perjanjian yang ditandatangani bersama Komisaris Utama TRIN, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, pada awal Desember 2025.
Melalui transaksi tersebut, Rahayu Saraswati yang juga dikenal sebagai keponakan Presiden Prabowo kini resmi menjadi investor strategis perseroan. Ia menguasai saham TRIN melalui dua entitas usahanya, yakni PT Raksaka Satya Devya (RSD) dan PT Rada Saraswati Surya (RSS).
Berdasarkan keterbukaan informasi, PT Raksaka Satya Devya menggenggam sebanyak 182.058.294 lembar saham atau setara 4% dari total saham perseroan. Sementara itu, PT Rada Saraswati Surya memiliki 45.514.573 lembar saham atau sekitar 1% dari total saham perseroan.
Baca Juga: Perluas Portofolio, TRIN Bidik 3 Sektor Strategis pada 2026
Dengan komposisi tersebut, total kepemilikan saham TRIN oleh Rahayu melalui kedua entitas mencapai sekitar 227,5 juta saham atau setara 5% dari total saham yang beredar. Proses pembelian saham ini dilakukan pada 16 Desember 2025 melalui mekanisme pasar negosiasi dengan harga Rp200 per saham. Adapun nilai akuisisinya mencapai sekitar Rp45,5 miliar.
Ke depan, pengalihan saham ini masih akan berlanjut. Sesuai perjanjian, pada tahap awal, perseroan memang mengalihkan 5% saham TRIN kepada Rahayu. Selanjutnya, Rahayu direncanakan akan menambah porsi kepemilikannya secara bertahap hingga mencapai 20%.
Sebagai informasi tambahan, saham TRIN pada perdagangan Jumat (9/1) ditutup menguat 5,41% ke level Rp1.560. Dalam sepekan terakhir, sahamnya pun melesat 24,80%.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F11%2F23%2Fb10a2c22f4c5acf7e12e53188fbff9cc-20251122PRI3HR.jpg)
