BNPB Beberkan Kondisi Pascagempa Talaud, Sudah Kondusif dan Tak Ada Korban Jiwa

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan kondisi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) yang terkendali dan relatif kondusif setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,1.

“Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka berat akibat gempa tersebut. Sebagian warga memang masih mengalami trauma, namun situasi secara umum sudah kondusif,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam mengutip Antara pada Senin.

Ia mengatakan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak juga mulai kembali normal.

Berdasarkan pembaruan data BNPB hingga Minggu (11/1) pukul 13.00 WIB, gempa berdampak pada sekitar 12 kepala keluarga. Sementara kerusakan material tercatat pada 12 unit rumah dan dua fasilitas kesehatan, yang saat ini masih dalam proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

Gempa terjadi pada Sabtu (10/1) pukul 21.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur.

Menurut Abdul, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami meski guncangan dirasakan cukup kuat selama sekitar 20–30 detik di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu, sehingga sempat memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

BMKG juga mencatat adanya satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 setelah gempa utama. Sementara itu, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi serta memastikan keselamatan masyarakat.

"Aliran listrik yang sempat padam dilaporkan telah kembali normal," sambungnya.

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan yang mengalami retak atau berpotensi roboh, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti rilis resmi dari BMKG, BNPB, maupun BPBD setempat.(ant/ree)

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Irak Pangkas Harga Minyak Mentah untuk Pasar Asia
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Artha Graha Peduli-KemenPPPA Beri Bantuan & Tinjau Fasilitas di Aceh Timur
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kanada Lanjutkan Program Berani II Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak di Lombok Timur
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Imigrasi NTT Gagalkan Tiga WNA China yang Hendak Menyeberang Secara Ilegal ke Australia
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Bos Bulog Tetap Pelototi Harga Beras, Meski Indonesia Sudah Capai Swasembada
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.