Jakarta, IDN Times - Kosta Rika, pada Sabtu (10/1/2026), mengumumkan pembangunan penjara raksasa bernama Centro de Alta Contención y Crimen Organizado (CACCO). Pembangunan penjara ini mengikuti keberhasilan El Salvador dalam menangani kasus kekerasan imbas aktivitas geng kriminal.
Dilansir The Tico Times, konstruksi penjara raksasa itu membutuhkan biaya 32 juta dolar AS (Rp538,9 miliar). Penjara yang didesain untuk mengisolasi narapidana berisiko tinggi tersebut ditargetkan dibuka pada Juni 2026.
Dalam setahun terakhir, Kosta Rika dilanda krisis keamanan imbas lonjakan kasus kriminalitas. Padahal, negara Amerika Tengah itu sebelumnya dikenal sebagai salah satu yang paling aman di Benua Amerika.


