Ini Peringatan BMKG untuk Warga Jateng, Waspadalah

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Jawa Tengah (Jateng), seiring masih tingginya curah hujan yang diperkirakan berlangsung hingga dasarian (10 hari) kedua Februari 2026.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah terkait dengan hasil monitoring hari tanpa hujan (HTH) per 10 Januari 2026, sebagian besar wilayah provinsi itu masih mengalami hujan hingga pembaruan data terakhir.

BACA JUGA: Sedia Payung, Jakarta Diguyur Hujan Pagi dan Malam

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Senin (12/1/2026).

"Sebagian wilayah Jawa Tengah bagian tengah hingga selatan berada pada kategori sangat pendek, yakni satu sampai lima hari tanpa hujan. Sementara itu, beberapa titik di wilayah Cilacap dan Banyumas masuk kategori pendek, enam hingga 10 hari tanpa hujan," kata dia.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Senin 12 Januari, Pagi Hingga Malam Sama Saja

Sementara, berdasarkan analisis curah hujan dasarian pertama Januari 2026 (1-10 Januari), BMKG mencatat kondisi curah hujan di Jawa Tengah secara umum berada pada kategori menengah hingga tinggi.

Wilayah Jateng bagian timur tercatat berada pada kategori hujan rendah hingga menengah, sedangkan Kabupaten Jepara dan Kudus serta sebagian besar wilayah Demak masuk kategori tinggi hingga sangat tinggi.

BACA JUGA: Sepanjang Tahun 2025 Ada 284 Bencana Alam yang Terjadi di Sumsel

"BMKG juga memprediksi pada dasarian kedua Januari 2026, peluang curah hujan menengah dengan probabilitas lebih dari 60 persen terjadi di sebagian besar wilayah Jawa Tengah," tuturnya.

Akan tetapi, kata Teguh, sejumlah wilayah, seperti sebagian Brebes, Tegal, Pemalang, Kendal, Demak, Rembang, dan Grobogan diprakirakan memiliki peluang curah hujan menengah yang lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya.

Selain itu, peluang curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dengan probabilitas lebih dari 60 persen diperkirakan terjadi di seluruh wilayah Batang dan Kabupaten/Kota Pekalongan, serta sebagian wilayah Pemalang, Kendal, Purbalingga, dan Jepara.

Prediksi deterministik BMKG menunjukkan pada dasarian kedua dan ketiga Januari 2026, curah hujan umumnya berada pada kategori menengah hingga tinggi.

"Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga dasarian kedua Februari 2026, meskipun wilayah Rembang, Blora, dan Grobogan cenderung berada pada kategori curah hujan rendah," katanya.

Terkait dengan kondisi tersebut, dia mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hidrometeorologi, terutama banjir dan tanah longsor, khususnya di wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dan daerah rawan bencana.

"Masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca dan iklim dari BMKG serta mengambil langkah antisipasi guna meminimalkan risiko bencana," kata Teguh.(ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jakarta Bakal Hujan Mulai Minggu Siang Hingga Malam


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Banjir Rendam Enam Titik di Kabupaten Bekasi
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Dorong Pemetaan Talenta Seni Sejak Dini
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
RDMP Balikpapan Diresmikan, Ketua Komisi XII DPR Apresiasi Sebut Ini
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jennifer Coppen Unggah Foto Berlatar Biru Sama Justin Hubner, Bakal Segera Menikah?
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Banjir Arteri Lumpuhkan Akses Keluar Tol, Polisi Rekayasa Lalin di Rawa Bokor
• 11 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.