Platform game online Roblox yang dikenal sebagai salah satu game online terbesar di dunia akan segera menerapkan kebijakan baru. Seluruh pengguna diwajibkan melakukan verifikasi usia Roblox sebelum dapat menggunakan fitur chat. Aturan ini akan berlaku secara global setelah sebelumnya diuji coba di sejumlah negara.
Kebijakan baru ini menandai perubahan penting dalam sistem keamanan Roblox. Selama ini, platform tersebut banyak digunakan oleh berbagai kelompok usia. Di sisi lain, keberadaan anak di bawah umur di dalam ekosistem game online turut membuat banyak orang tua khawatir.
Alasan Roblox Mewajibkan Verifikasi Usia
Penerapan verifikasi usia Roblox tidak hanya diberlakukan di wilayah tertentu. Setelah melalui tahap uji coba, Roblox memutuskan menerapkan kebijakan ini ke seluruh player di berbagai negara. Roblox menilai bahwa pengawasan usia pengguna perlu diperketat, terutama untuk fitur komunikasi atau chat.
Kebijakan ini muncul sebagai respons atas berbagai gugatan hukum dan investigasi terkait keamanan anak. Sejumlah laporan menyoroti potensi eksploitasi dan paparan konten tidak pantas di Roblox. Anak-anak di bawah umur dinilai sebagai kelompok paling rentan.
Meskipun sebagian besar pemain Roblox berusia di atas 17 tahun, masih terdapat banyak pengguna berusia di bawah umur. Verifikasi dianggap jadi salah satu langkah untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Proses Verifikasi Usia Lewat Kamera dan ID ResmiProses verifikasi usia Roblox dilakukan langsung melalui aplikasi. Pengguna diminta mengaktifkan kamera dan mengikuti pemindaian wajah sesuai instruksi sistem. Teknologi ini digunakan untuk mengetahui usia pengguna yang sedang bermain
Roblox menegaskan bahwa data hasil pemindaian tidak akan disimpan. Proses verifikasi dikelola oleh pihak ketiga bernama Persona, yang juga melakukan penghapusan data setelah proses selesai. Dengan demikian, data pengguna diklaim aman dari penyalahgunaan.
Bagi pengguna berusia 13 tahun ke atas, tersedia opsi verifikasi menggunakan identitas resmi. Opsi ini menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak ingin menggunakan pemindaian wajah.
Pengelompokan Usia Pengguna RobloxSetelah verifikasi usia Roblox berhasil dilakukan, pengguna akan ditempatkan dalam kelompok usia tertentu. Kelompok tersebut mencakup:
- Pengguna di bawah 9 tahun
- Usia 9 hingga 12 tahun
- 13 hingga 15 tahun
- 16 hingga 17 tahun
- 18 hingga 20 tahun
- 21 tahun ke atas
Pengelompokan ini berfungsi mengatur batas komunikasi. Pengguna hanya dapat berinteraksi dengan kelompok usia yang sama atau berdekatan. Misalnya, pengguna usia 9 hingga 12 tahun dapat berkomunikasi dengan kelompok di bawah 9 tahun dan 13 hingga 15 tahun.
Kemudian, anak di bawah 9 tahun tidak dapat menonaktifkan pembatasan chat tanpa izin orang tua. Izin tersebut memerlukan proses verifikasi tambahan.
Langkah ini bertujuan memastikan pengawasan orang tua tetap berjalan saat anak-anak sedang bermain. Roblox ingin meminimalkan risiko interaksi yang tidak sesuai usia, demi menghindari tindak kriminalitas seperti penculikan anak atau phedofilia.
Dampak Kebijakan terhadap Keamanan AnakSecara umum, kebijakan verifikasi usia Roblox dinilai sebagai langkah positif. Banyak pihak menilai aturan ini penting di tengah meningkatnya kasus eksploitasi anak di ruang digital. Anak-anak seringkali belum mampu membedakan mana interaksi yang aman dan berbahaya.
Dengan pembatasan usia dan kontrol komunikasi, Roblox berharap dapat menciptakan lingkungan bermain yang lebih aman. Meski masih terdapat kekhawatiran terkait potensi manipulasi sistem, kebijakan ini dianggap sebagai langkah awal perlindungan yang lebih kuat.



