Plafon beberapa ruang kelas di SDN Pademangan Timur 05 Pagi, Jakarta Utara (Jakut), ambruk akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (12/1). Namun, dipastikan tidak menimbulkan korban luka.
Kepala Sekolah SDN Pademangan Timur 05 Pagi, Eka Bahari, menjelaskan ambruknya plafon dipicu oleh rembesan air hujan yang tidak tertahan material plafon berbahan gipsum.
“Iya (roboh), bukan atap tapi plafon, karena hujan ada rembesan ke plafon dari gipsum. Tidak kuat menahan air, akhirnya plafon ambruk,” kata Eka saat dihubungi kumparan, Senin (12/1).
Ia menuturkan, kejadian tersebut baru pertama kali terjadi dan langsung menyebabkan plafon jebol. Pihak sekolah saat ini tengah melakukan penanganan terhadap ruang kelas yang terdampak.
“Hari ini dan langsung jebol,” ujarnya.
Eka memastikan, siswa yang ruang kelasnya terdampak sementara diminta untuk belajar dari rumah hingga proses perbaikan selesai.
Ia juga menegaskan tidak ada siswa maupun guru yang mengalami luka atau cedera akibat kejadian tersebut.
“Sedang ditangani, siswa hari ini yang kelasnya terkena, diminta belajar di rumah,” jelas Eka.
“Tidak ada korban luka atau cedera,” lanjutnya.




