Pemerintah Perpanjang Program SPHP Beras 2025 hingga 31 Januari 2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah melalui Bapanas resmi memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.

Pemerintah Perpanjang Program SPHP Beras 2025 hingga 31 Januari 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) resmi memperpanjang program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026. Kebijakan ini diambil untuk memastikan stabilisasi harga beras di tingkat konsumen tetap terjaga.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, mengatakan perpanjangan program dimungkinkan melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA) yang telah disetujui oleh Kementerian Keuangan atas usulan Bapanas. Skema RPATA sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 84 Tahun 2025.

Baca Juga:
Amran: Program SPHP Beras Akan Terus Berjalan, Tidak Boleh Berhenti

Dengan adanya skema tersebut, Bapanas memastikan program SPHP beras tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga beras secara nasional. Sementara itu, pelaksanaan program SPHP beras tahun 2026 diharapkan dapat dimulai pada 1 Februari 2026.

"Bapanas telah menginformasikan kepada Bulog dan stakeholder lainnya, mulai dari pemerintah pusat sampai daerah dan juga Satgas Pangan Polri, bahwa SPHP beras tahun 2025 masih dapat dilanjutkan sampai 31 Januari 2026. Jadi sisa target SPHP beras 2025 sekitar 697,1 ribu ton dapat terus diakselerasi seoptimal mungkin," ungkap Sarwo, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Bapanas Pastikan Program SPHP Beras Berlanjut pada 2026

Ia menegaskan, sesuai arahan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, pemerintah berkomitmen menjaga harga beras agar tetap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan. Menurutnya, kondisi stok beras nasional saat ini berada dalam posisi melimpah.

"Stok beras kita melimpah. Dengan adanya beras SPHP ini, masyarakat dapat memperoleh akses beras yang berkualitas terjaga dengan harga yang baik pula," tambah Sarwo.

Baca Juga:
Harga Pangan Hari Ini Kompak Turun, Beras SPHP Dibanderol Rp12.386 per Kg

Hingga akhir 2025, realisasi penyaluran SPHP beras secara nasional telah mencapai 802,9 ribu ton yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kebijakan perpanjangan program ini juga diperkuat oleh ketersediaan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog yang mencapai 3,25 juta ton hingga akhir 2025.

Kondisi tersebut dinilai memberikan ruang yang memadai bagi pemerintah untuk terus melakukan intervensi pasar secara terukur. Penyaluran SPHP beras 2025 tetap dilakukan melalui berbagai kanal distribusi, seperti Koperasi Desa Merah Putih, pasar rakyat, ritel modern, serta kegiatan Gerakan Pangan Murah, guna menahan laju kenaikan harga di tingkat konsumen.

Sementara itu, terkait rencana pelaksanaan SPHP beras 2026, Bapanas masih dalam proses pengajuan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada Kementerian Keuangan. Adapun target penyaluran SPHP beras 2026 telah disepakati sebesar 1,5 juta ton berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan pada 29 Desember 2025.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eva Manurung Singgung Sikap Inara Rusli ke Anak: Kalau Saya, Enggak Marah-marah
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Manchester United Tersingkir dari Piala FA Usai Dipermalukan Brighton
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Momen Langka Prabowo Rapikan Baret dan Dasi Murid Sekolah Rakyat
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Cuaca Buruk Tunda Pelayaran KMP Dharma Kartika di Situbondo, Gelombang Capai 3,5 Meter
• 17 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.