Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Senin 12 Januari 2026 menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah kawasan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga pukul 10.00 WIB, terdapat 10 RT dan 23 ruas jalan yang terdampak genangan.
Wilayah terdampak paling banyak berada di Jakarta Selatan, dengan total 8 RT yang tersebar di Kelurahan Cilandak Barat, Cipete Utara, Duren Tiga, dan Cilandak Timur.
Di Cilandak Timur, ketinggian air tercatat mencapai 95 sentimeter, dipicu oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut. Sementara di Cipete Utara, genangan setinggi 70 sentimeter juga disebabkan oleh hujan lebat dan meluapnya aliran sungai yang sama.
Selain Jakarta Selatan, genangan juga terjadi di Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Tanjung Priok sebanyak 2 RT dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter akibat hujan deras.
Tak hanya permukiman, banjir juga merendam 23 ruas jalan yang tersebar di sejumlah kelurahan, di antaranya Rawa Badak Utara, Tugu Utara, Rorotan, Tanjung Priok, Pegangsaan Dua, Koja, Penjaringan, Sunter Jaya, hingga Jagakarsa.
Sejumlah titik strategis seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Sunter Indah Raya, hingga kawasan Muara Baru turut terdampak, sehingga berpotensi mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.
BPBD DKI Jakarta memastikan seluruh titik genangan masih dalam penanganan. Personel telah dikerahkan untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) guna melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal.
Upaya ini juga melibatkan lurah dan camat setempat, termasuk penyiapan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
"Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat," demikian keterangan BPBD DKI Jakarta, dikutip dari siaran pers yang diterima tvrinews.com, Senin, 12 Januari 2026.
BPBD DKI juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi genangan susulan akibat hujan. Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi nomor 112, layanan darurat gratis yang beroperasi 24 jam non-stop.
Editor: Redaktur TVRINews


