GenPI.co - Artis cantik Aurelie Moeremans mengaku tidak mendramatisasi kisahnya yang dituangkan dalam buku berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth.
Aurelie Moeremans mengaku menggunakan sudut pandangnya sebagai korban pelecehan ketika menulis buku itu.
“Buku ini adalah kisah nyata tentang aku,” tulis Aurelie di Instagram, Minggu (11/1).
Wanita cantik itu mengaku menjadi korban grooming oleh pelaku yang usianya dua kali lipat.
Aurelie Moeremans mengatakan kejadian memilukan itu terjadi ketika usianya baru menginjak 15 tahun.
Dia menegaskan buku Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth benar-benar jujur tentang kisah dirinya.
“Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri,” tulis Aurelie.
Aurelie Moeremans juga mengaku tidak meromantisasi kisah yang dituangkannya ke dalam bukunya.
Selain itu, Aurelie Moeremans juga menyebut bukunya sudah dibaca banyak orang setelah diunggah di Instagram.
“Sudah dibaca puluhan ribu orang. Cerita yang menyentuh banyak hati, enggak bisa dihapus,” ujar Aurelie Moeremans. (*)
Video heboh hari ini:





