Investor Waspada! 4 Saham Ini Masuk Pengawasan Bursa

wartaekonomi.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang mengawasi pergerakan sejumlah saham yang menunjukkan aktivitas pasar tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA). Salah satunya pada saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). 

“Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono.

Dalam sepekan terakhir, saham KIJA tercatat melonjak hingga 60%. Namun, setelah pengumuman UMA dirilis, pergerakan saham justru berbalik arah. Pada perdagangan Senin (12/1), harga KIJA terpantau terkoreksi 4,52% ke level Rp338.

Baca Juga: Dana Pensiun BPD Jateng Jual Lagi Saham YOII, Raup Cuan Segini

Selain KIJA, BEI juga mencermati sejumlah saham lain yang mengalami lonjakan tajam. Saham PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) naik 20,50% dalam sepekan, tetapi kini terkoreksi 9,77% ke Rp1.940.

Sementara itu, PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) melesat 149,44% dalam sepekan dan masih melanjutkan penguatan 30,59% ke Rp222. Adapun PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP) mencatat kenaikan 95,71% dalam sepekan dan kembali naik 16,10% ke Rp685.

Yuliantp menegaskan, pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal. Meski demikian, Bursa saat ini tengah mencermati lebih lanjut pola transaksi saham tersebut guna memastikan stabilitas dan transparansi perdagangan.

Baca Juga: Gembok Saham BBRM dan PPGL Dibuka, Harganya Lanjut Ngegas!

Sehubungan dengan kondisi tersebut, investor diimbau untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan. Bursa meminta pelaku pasar memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi, mencermati kinerja serta keterbukaan informasi emiten, mengkaji kembali rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai potensi risiko yang dapat muncul di kemudian hari sebelum berinvestasi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Berencana Stop Impor Avtur Mulai Tahun 2027
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Wall Street Menguat, Pasar Tetap Yakin Ada Pemangkasan Suku Bunga
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Dewa United Tutup Paruh Musim Super League 2025-2026 dengan Kemenangan Tandang Atas Persijap Jepara
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Megawati Kasih Sinyal PDIP Jadi Penyeimbang, Tetapi Tetap Dewasa dan Berideologi
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Resmi Buka Registrasi Makassar Half Marathon 2026
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.