Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Salurkan Bantuan Banjir Bagi Ponpes di Aceh Tamiang

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MEDAN - Pertamina Hulu Rokan Zona 1 menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Aceh Tamiang, antara lain di Ponpes Misbahur Rasyad Al Aziziyah dan Ponpes Bustanul Karamah.

Field Manager Pertamina EP Rantau Field Tomi Wahyu Alimsyah mengatakan bantuan berupa kasur hingga perlengkapan ibadah yang diserahkan PHR Zona 1 merupakan bentuk dukungan perseroan bagi pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan. 

"Membantu sesama merupakan sunnatullah yang baik untuk diikuti dan ditaati terlebih memberikan perhatian di pesantren yang diisi para santri," kata Tomi Wahyu dalam keterangan resmi, Sabtu (10/1/2026).

Tomi Wahyu mengatakan penanganan bencana tidak boleh berhenti pada empati, tapi harus diwujudkan melalui langkah nyata dan terukur.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Hal itulah yang membuat PHR Zona 1 tetap ikut membantu masyarakat terdampak meski perseroan juga terkena banjir. Bantuan dukungan pendidikan dan keagamaan ini diharapkan dapat meringankan beban Ponpes, serta memacu semangat para santri untuk melanjutkan menimba ilmu.

"Kendati kami turut terdampak banjir, kami tetap saling membantu, saling menguatkan dan berupaya bermanfaat bagi lingkungan sekitar," tambah Tomi Wahyu.

Baca Juga

  • PHR Dorong Kemandirian Disabilitas lewat Pelatihan Laundry
  • PHR Cetak Teknisi AC Terampil Wujudkan SDM Siak Berdaya Saing

Pemimpin Ponpes Misbahur Rasyad Al Aziziyah, Abya Nur Miswari Amir, menyambut dengan suka cita amanah dari Badan Dakwah Islamiyah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1. Salah satu Ponpes di Aceh Tamiang ini rusak cukup parah akibat bencana banjir bandang yang terjadi jelang akhir November 2025 lalu.

Saat penyaluran bantuan dari PHR Zona 1 pada Kamis (8/1/2026), tampak puing-puing bekas bangunan yang ambruk tersusun di lapangan. Ponpes juga masih dipenuhi lumpur setinggi betis orang dewasa, sekitar 50 cm. Sementara proses belajar mengajar berlangsung kembali mulai 5 Januari 2026.

Kedatangan bantuan inipun disebut Abya sebagai jawaban atas doa-doa yang mereka panjatkan pasca tertimpa musibah. Dia teringat banyak dari santrinya yang tak lagi tidur menggunakan kasur karena telah rusak direndam banjir berlumpur. Bantuan sekecil apapun, kata dia, akan sangat bermanfaat bagi santri dalam kondisi seperti ini.

"Bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi kami. Apalagi pada 5 Januari ini, proses belajar mengajar akan berlangsung. Kasur para santri banyak tidak bisa terpakai akibat terendam air banjir," tutur Abya.

Selain ke Ponpes Misbahur Rasyad Al Aziziyah, tim PHR Zona 1 juga menyalurkan bantuan serupa ke Desa Air Tenang Kecamatan Karangbaru Aceh Tamiang. (240)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Ambil Air Sinkhole Sumbar untuk Obat, Badan Geologi: Tak Ada Bukti Ilmiah
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Bibit Siklon 91W Terbentuk, Waspadai Cuaca Ekstrem di Maluku Utara dan Papua
• 14 menit lalukumparan.com
thumb
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek
• 34 menit lalusuara.com
thumb
Aurelie Moeremans Jadi Korban Grooming saat Usia 15 Tahun, Diancam, Dimanipulasi
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
12 Artis Alami Pelecehan Seksual Verbal dan Fisik, Ada Aurelie Moermans
• 5 jam lalutheasianparent.com
Berhasil disimpan.