JAKARTA, DISWAY.ID - Hingga siang ini, data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 11.00 WIB terdapat 22 RT dan 33 ruas jalan yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 20 Cm sampai dengan 95 Cm.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sekarang ini banjir di Jakarta relatif dapat ditangani secara cepat berkat kesiagaan sarana dan prasarana di lapangan.
Seperti di wilayah Ancol yang sekarang ini terjadi kenaikan permukaan air laut, namun dapat ditangani oleh personel di lapangan.
"Kalau lihat sekarang curah hujan yang seperti ini dulu pasti udah genangan di mana-mana," ujarnya.
BACA JUGA:Jakarta Dikepung Banjir! Pramono Siagakan 1.200 Pompa Air
Menurutnya, penanganan banjir di Jakarta tidak bisa dilakukan secara sporadis atau acak.
Kata Mas Pram sapaan akrabnya, penanganan banjir harus dilakukan jangka pendek dan menengah.
"Kalau jangka panjangnya udah terlalu panjang lah untuk dipikirkan," pungkasnya.
BACA JUGA:Puluhan RT dan Ruas Jalan Jakarta Terendam Banjir, 8 Pintu Air Berstatus Waspada
Ia mengatakan, untuk menanggulangi banjir pihaknya sudah menyiagakan 1.200 pompa baik stasioner maupun portable yang tersebar diseluruh wilayah Jakarta.
"Sekarang ini semuanya kita siagakan ada 1.200 pompa kurang lebih 600 pompa yang portabel 600 pompa yang stasioner," kata Pramono di Jakarta Timur.
Sementara berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) terdapat 8 dari 13 Pintu Air yang berstatus Waspada imbas hujan lebat sejak dini hari.
BACA JUGA:Update Titik Genangan dan Banjir di Jakarta Hari ini: Jakarta Utara Terparah dari Baywalk hingga PIK Avenue
Berikut status dan tinggi muka air (TMA) di 13 Pintu Air:Pintu Air Pesanggrahan, TMA 240 Cm, Status Waspada
Pintu Air Angke Hulu, TMA 160 Cm, Status Waspada
- 1
- 2
- »





