Presiden Prabowo Subianto mengaku lebih menghormati seseorang yang berprofesi sebagai tukang becak. Profesi ini menurutnya lebih mulia ketimbang seseorang yang berpendidikan tinggi tapi korupsi.
Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara peresmian Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
"Saya lebih hormat sama pemulung, saya lebih hormat dengan tukang becak yang kerja dengan keringat daripada mereka yang pintar-pintar tapi mencuri uang rakyat, saya lebih hormat," kata Prabowo.
Prabowo pun berpesan kepada para siswa di Sekolah Rakyat agar tak perlu malu kalau berasal dari keluarga yang tak mampu. Prabowo bilang, setiap siswa mesti tetap menghormati orang tuanya.
"Mereka mulia, mereka kerja keras, halal bekerja dengan keringat untuk masa depanmu, jangan pernah kecil hati," ujar dia.
Prabowo mengatakan, ketidakmampuan ekonomi yang dirasakan para siswa Sekolah Rakyat bukanlah kesalahan orang tuanya.
"Kalau dia belum mampu, bukan salah dia, bukan salah orang tuamu, memang negara kita belum mampu memberi terbaik untuk semua rakyat tapi kita akan berjuang keras, kita berjuang keras supaya semua kekayaan negara akan dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia," tutur Prabowo.



