Koperasi Desa Merah Putih Bantu Bulog Kejar Stok Beras

katadata.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

Gudang milik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan digunakan untuk menyerap hasil panen raya dan penguatan cadangan beras nasional. Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut hingga Februari mendatang terdapat hampir 100 KDMP yang gudangnya akan digunakan untuk mendukung operasional Bulog.

“Kalau Kopdes yang jadi sekarang yang sebagian ada, sekitar hampir 100 ada. Gudangnya bisa dipakai,” ujar Ferry kepada Katadata.co.id, ditemui usai rapat koordinasi di Jakarta Pusat, Senin (12/1).

Gudang Kopdes tersebut sebelumnya telah dimanfaatkan sebagai mock up dan dinilai siap digunakan, termasuk untuk mendukung penyimpanan beras pada panen raya mendatang. “Yang kemarin jadi mock up itu, sudah bisa,” katanya.

Adapun pembangunan Kopdes Merah Putih secara nasional masih terus berjalan. Ferry menyebut sekitar 26 ribu Kopdes Merah Putih telah dibangun dan ditargetkan rampung seluruhnya pada Maret atau April. “April lah,” ujarnya.

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDT) Ahmad Riza Patria mengatakan kesiapan Kopdes untuk mendukung panen raya sangat bergantung pada ketersediaan lahan di desa. Hingga kini, pemerintah telah menginventarisasi lebih dari 44 ribu bidang tanah yang siap dibangun.

“Tidak semua desa punya tanah. Maka butuh dukungan dari berbagai kementerian yang memiliki lahan,” kata Riza, ditemui dalam kesempatan yang sama.

Ia menyebut target pembangunan Kopdes secara nasional mencapai sekitar 80 ribu unit dan diupayakan selesai tahun ini. Namun, untuk semester pertama 2026, pemerintah masih akan mengevaluasi kemampuan percepatan penyediaan lahan.

“Yang ideal kan tanah 1.000 meter persegi. Untuk 80 ribu bisa atau tidak, itu yang perlu dipantau,” ujarnya.

Sebelumnya dalam rapat koordinasi, Menteri Dalam Negeri Zulkifli Hasan mengatakan produksi beras pada panen raya tahun ini diperkirakan meningkat 5–10% dibanding tahun sebelumnya, serta masa panen raya yang diperkirakan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dulu Maret, ini Februari sudah panen raya,” kata dia.

Seiring kenaikan produksi, pemerintah menetapkan target stok beras nasional sebesar 4 juta ton yang akan dipertahankan hingga 2029.

“Ini perlu gudang. Gudang Bulog dulu hampir 1.500, sekarang berkurang karena 400-an alih fungsi. Kita ingin kembalikan,” ujarnya.

Pemerintah pun menugaskan Bulog membangun 100 gudang baru. Selain itu, gudang milik Kopdes dan Koperasi Kelurahan Merah Putih juga akan dimanfaatkan untuk menambah kapasitas penyimpanan.

Pembangunan gudang dilakukan melalui kerja sama dengan TNI agar dapat diselesaikan lebih cepat, mengingat panen raya dimulai sejak Februari hingga Maret.

“Kita kejar waktu. Karena kalau bangun 50 ribu sampai 60 ribu tanpa percepatan, tidak akan selesai,” kata Zulkifli.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Zulhas: Terobosan Mentan turunkan harga pupuk bersubsidi jadi sejarah
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo: Ada Praktik Tak Sehat di Pertamina, Kepentigan Impor Jadi Sorotan
• 9 jam laludisway.id
thumb
Hasil Super League: Stefano Lilipaly Bikin Gol, Dewa United Tekuk Persijap
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Sederet Alasan Dharma Pongrekun Layangkan Somasi kepada Pandji Pragiwaksono
• 20 jam lalukompas.com
thumb
OJK Nilai Lonjakan Harga Emas Untungkan Usaha Pergadaian dan Bullion
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.